Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Pasca Bentrok Laskar Bali vs Baladika, Kalapas Kerobokan Dicopot
Senin, 21 Desember 2015,
15:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Pasca insiden bentrokan berdarah antara dua kelompok ormas di dalam LP dan menyebabkan korban jiwa, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kerobokan, Bali, Sunarto Bondan akhirnya dicopot dari jabatannya yang baru dua bulan ia pegang.
"Setelah ada insiden kemarin kami memutuskan untuk melepaskan jabatannya (Kalapas Kerobokan)," ujar Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Bali Sulistiono di Denpasar, Senin (21/12/2015).
Pencopotan Kalapas Kerobokan Sunarto dilakukan di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM, Bali. Kalapas Sunarto diganti oleh Kalapas Karangasem, Kusbiantoro. Selain Kalapas Kerobokan yang dicopot, Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan yang juga diganti oleh KPLP Karangasem.
Kalapas Kerobokan yang dijabat Sunarto tersebut dicopot, kata Sulistiono, karena ada keteledoran sehingga terjadi bentrokan anarkis di dalam penjara dan dinilai tidak menjalankan Standard Operating Procedure (SOP).
Pencopotan Kalapas Kerobokan Sunarto tersebut juga juga diakui Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Bali, Nyoman Putra Surya Atmaja. Menurutnya, Sunarto akan ditarik kembali ke Kanwil Kemenkumham Bali.
"Iya Kalapas Kerobokan Sunarto sudah kita lepas dari jabatannya pada hari Minggu (20/12/2015) kemarin dan ini sudah resmi. Menurut kami dia lalai menjalankan tugas dan tidak sesuai dengan SOP. Kenapa bisa sampai ada bentrokan dan ditemukan senjata-senjata di sana," ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, pada Kamis (17/12/ 2015) lalu terjadi bentrokan antar kedua kelompok ormas yang ditahan di dalam Lapas Kerobokan sehingga mengakibatkan dua orang narapidana meninggal dan dua orang mengalami luka-luka.
Bahkan, kerusuhan yang berawal di dalam lapas juga meluas ke beberapa wilayah di Kota Denpasar yang menyebabkan 2 orang meninggal dijalan dan beberapa luka-luka dirawat di RSUP Sanglah Denpasar.
Parahnya lagi, pasca bentrokan secara berturut-turut petugas gabungan Polisi dan TNI akhirnya melakukan sweeping dan menggeledah sejumlah blok di dalam lapas dan ternyata ditemukan bungker yang berisi sejumlah senjata api dan ratusan senjata tajam, narkoba berupa ekstasi, sabu-sabu, dan pohon ganja. [bbn/dws]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/eng
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3886 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2842 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2041 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1992 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026