Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 10 Mei 2026
Tak Punya Rumah, Keluarga Ketut Prima Tidur di Bekas Kandang Sapi
Jumat, 5 Februari 2016,
02:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Penderitaan yang dialami oleh keluarga Ketut Prima Wiriyawan,47 dengan Ni Komang Purnamayanti,46 yang tinggal nomaden dengan menumpang di Lingkungan Bilukpoh, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana terus berlanjut. Selain tinggal berpindah-pindah dan terakhir 20 Januari lalu rumahnya terbakar, kini keluarga ini harus rela tidur di bekas kandang sapi.
Ketut Prima Wiriyawan saat ditemui kamis (4/1/2016) mengatakan, setelah rumahnya terbakar dan seluruh isi rumahnya ludes, kini dirinya bersama istri dan satu anak laki-lakinya hanya bisa meratapi nasibnya. “Kami hanya bisa pasrah saja pak,” katanya.
Dengan kondisi seperti ini, sebenarnya dirinya sebagai warga asli Jembrana hanya meminta agar ada perhatian dari pemerintah daerah, provinsi maupun pusat. Harapannya bukan untuk mendapat bedah rumah, raskin serta uang.
Melainkan menginginkan adanya uluran dari darmawan maupun pemerintah agar mamu memberikan gedeg untuk dinding rumah yang kini ditempatinya dan menyender pondasi rumahnya agar musim hujan seperti sekarang tidk becek.
“Pak kami tau diri. Kalau untuk makan kami masih kuat untuk bekerja, tapi kami harapkan ada sumbangsih dari pemerintah agar rumah bekas kandang sapi ini disender agar tidak becek seperti ini,” jelasnya
Dari pantauan suaradewata.com, keadaan rumah yang ditempati oleh keluarga ini sangat memprihantinkan. Lantaran tidur di bekas kandang sapi yang beratapkan asbes dengan berdingdingkan terpal serta berlantaikan tanah. Bahkan, lantainya terlihat becek lantaran beberapa hari belakangan ini Jembrana di guyur hujan.
Sementara, Lurah Tegalcangkring, Ida Bagus Eka Iriana saat dikomfirmasi kamis (4/2) mengatakan, memang keluarga tersebut adalah warganya.
Bahkan selama ini pihaknya sudah berusaha memperjuangkan agar mendapat bantuan bedah rumah. Selain hal tersebut, pihaknya juga sudah mendaftarkan warganya itu agar masuk ke dalam buku merah. ”Kami sudah berupaya agar keluarga ini segera mendapat bantuan dan bisa menempati rumah yang lebih layak,” katanya.
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 955 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 783 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 603 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 561 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026