Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 21 September 2026
Warga Bongan Tangkal Demam Berdarah dengan Upaya Niskala
Rabu, 6 April 2016,
18:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Mewabahnya virus demam berdarah (DB) di Banjar Bongan Pala, Desa Bongan, Kecamatan Tabanan, belakangan ini membuat warga setempat was-was. Bahkan belasan warganya sempat dirawat di rumah sakit karena suspect DB. Selain menempuh upaya 'sekala' seperti melakukan fogging, upaya 'niskala' juga ditempuh warga setempat guna menekan penyebaran virus demam berdarah.
Upaya niskala yang ditempuh yakni dengan menggelar upacara ngelunga-an Penembahan Bethara Lingsir Pura Sapu Jagat, Bongan Pala. Upacara yang cukup langka tersebut digelar Rabu (6/4) bertepatan dengan Tilem Kedasa.
Prosesi upacara dimulai sejak pukul 08.00 Wita diawali dengan berkumpulnya seluruh krama Banjar Adat Bongan Pala di Balai Banjar setempat. Begitu juga Penembahan Bethara Lingsir yang berstana di Pura Sapu Jagat diiring ke Balai Banjar.
Setelah prosesi upacara yang digelar di Balai Banjar, selanjutnya sekitar pukul 9.30 Wita Penembahan Bethara Lingsir yang diiringi gambelan baleganjur berjalan mengelilingi wewidangan (wilayah) banjar Bongan Pala. Diawali dari depan balai banjar Bongan Pala, kemudian menuju ke arah timur lalu ke utara.
Sampai di pertigaan perbatasan Bongan Pala yang juga perbatasan Desa Bongan dengan Desa Delod Peken, Tabanan, Penembahan Bethara Lingsir belok ke kanan menuju arah jalan Beji dan Setra Bongan Pala.
Seluruh warga Banjar Bongan Pala yang mengiringi Penembahan Bethara Lingsir kemudian kembali menuju ke Balai Banjar lanjut menuju ke barat perbatasan wilayah Banjar Adat Bongan Pala. Setelah semua wewidangan Banjar Bongan Pala dikelilingi dan dilalui, Penembahan Bethara Lingsir kemudian kembali distanakan di Pura Sapu Jagat.
I Wayan Suarya (58) salah satu tokoh masyarakat Bongan Pala mengatakan, upacara serupa terakhir kali digelar sekitar tahun 1972 silam. Saat itu warga banjar diserang wabah penyakit kolera yang membuat warga was-was. Menyikapi hal itu banjar kemudian menggelar rapat dan menyepakati dilaksanakanlah upacara ngelungaan Penembahan Bethara Lingsir Pura Sapu Jagat.
“Penembahan Bethara Lingsir kemudian lunga (keluar) keliling banjar,” jelasnya. Setelah dilaksanakan upacara ngelungaan Penembhan Bethara Lingsir, secara berlahan serangan penyakit kolera mereda. Suarya menambahkan, upacara ngelungaan Penembahan Bethara Lingsir saat ini kembali digelar karena adanya wabah virus demam berdarah. Dikatakan, sebelum pelaksanaan juga telah dilakukan rapat banjar yang kemudian menyepakati untuk mengelar upacara ngelungaan Penembahan Bethara Lingsir.
“Kami meyakini, dengan melaksanakan upacara ngelungaan Penembahan Betara Lingsir , merana (wabah penyakit) berangsur-angsur mereda,” tandasnya.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8148 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5678 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3550 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2401 Kali
05
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026