Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Kisah Penculikan Gubernur Bali, Sutedja, 1966 (2): Berpakaian Rapi Saat Diculik, Tak Lupa Pamit Istri
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pada saat itu di rumah tersebut, selain Gubernur Sutedja, juga ada istrinya, dua anaknya Aini dan Tuty, serta dua orang pembantu.
Karena tamu yang datang bertutur kata sangat sopan, Gubernur Sutedja sama sekali tidak menaruh curiga.
Gubernur Bali AA Bagus Sutedja, menerima tiga orang penjemput berpangkat sersan satu. "Ada apa ?" tanya Gubernur Bali AA Bagus Sutedja.
Penjemput yang berpangkat sersan satu menjawab," Bapak Gubernur diminta datang oleh Kapten Teddy di Skogar di Jalan Perwira, Medan Merdeka." Gubernur Sutedja segera mempersiapkan diri dengan berpakaian rapi dan menyatakan bersedia datang ke Medan Merdeka.
Sebelum naik mobil, ia tak lupa pamitan dengan istrinya Anak Agung Istri Ngurah Sunitri.
Sebelum mobil jemputan meninggalkan rumah, AA Sunitri mencatat nomor kendaraan penjemput. Ia juga mengingat empat wajah pria berseragam TNI AD yang menjemput suaminya.
Tapi Sunitri lupa menanyakan surat tugas dari empat pria penjemput suaminya.
Di dalam mobil, supir hanya seorang diri duduk di bagian paling depan. Gubernur Sutedja duduk di kursi tengah.
Sementara tiga pria dengan seragam TNI AD duduk di kursi paling belakang dengan sangat sopan. Saat berangkat, Gubernur Sutedja mengenakan celana panjang 'kheki', berkemeja lengan panjang biru muda, serta sepatu hitam.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan