Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Kisah Penculikan Gubernur Bali, Sutedja, 1966 (2): Berpakaian Rapi Saat Diculik, Tak Lupa Pamit Istri
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pada saat itu di rumah tersebut, selain Gubernur Sutedja, juga ada istrinya, dua anaknya Aini dan Tuty, serta dua orang pembantu.
Karena tamu yang datang bertutur kata sangat sopan, Gubernur Sutedja sama sekali tidak menaruh curiga.
Gubernur Bali AA Bagus Sutedja, menerima tiga orang penjemput berpangkat sersan satu. "Ada apa ?" tanya Gubernur Bali AA Bagus Sutedja.
Penjemput yang berpangkat sersan satu menjawab," Bapak Gubernur diminta datang oleh Kapten Teddy di Skogar di Jalan Perwira, Medan Merdeka." Gubernur Sutedja segera mempersiapkan diri dengan berpakaian rapi dan menyatakan bersedia datang ke Medan Merdeka.
Sebelum naik mobil, ia tak lupa pamitan dengan istrinya Anak Agung Istri Ngurah Sunitri.
Sebelum mobil jemputan meninggalkan rumah, AA Sunitri mencatat nomor kendaraan penjemput. Ia juga mengingat empat wajah pria berseragam TNI AD yang menjemput suaminya.
Tapi Sunitri lupa menanyakan surat tugas dari empat pria penjemput suaminya.
Di dalam mobil, supir hanya seorang diri duduk di bagian paling depan. Gubernur Sutedja duduk di kursi tengah.
Sementara tiga pria dengan seragam TNI AD duduk di kursi paling belakang dengan sangat sopan. Saat berangkat, Gubernur Sutedja mengenakan celana panjang 'kheki', berkemeja lengan panjang biru muda, serta sepatu hitam.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan