Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Wisatawan Saudi Dikeroyok di Seminyak, Leher Luka Kena Pecahan Gelas

Selasa, 8 September 2026, 20:17 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ilustrasi/Wisatawan Saudi Dikeroyok di Seminyak, Leher Luka Kena Pecahan Gelas.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Wisatawan asing asal Saudi Arabia berinisial AWA (26) menjadi korban pengeroyokan saat hendak memasuki tempat hiburan malam (THM) di kawasan Jalan Seminyak, Kuta, Badung, Jumat 4 September 2026 dini hari.

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka robek pada bagian leher setelah dihantam menggunakan gelas hingga pecah. Peristiwa pengeroyokan itu terjadi sekitar pukul 03.00 Wita.

Saat kejadian, korban diketahui hendak masuk ke salah satu THM seorang diri. Suasana tempat hiburan malam tersebut sedang ramai dan banyak didatangi wisatawan asing.

Namun, sebelum sempat memasuki pintu bar, korban tiba-tiba ditarik oleh sekelompok laki-laki. AWA mengaku tidak mengenal orang-orang yang menariknya tersebut.

Selain menarik, para pelaku juga mendorong korban hingga terjatuh. Korban kemudian kembali mengalami kekerasan dari sejumlah orang yang tidak dikenalnya.

"Korban ditarik, didorong dan dipukul oleh beberapa orang yang tak dikenal," bebernya.

Aksi kekerasan tersebut berlanjut. Para pelaku kembali menarik korban hingga ke sebuah meja. Di lokasi tersebut, korban kembali dianiaya menggunakan gelas.

Gelas yang digunakan untuk menghantam korban kemudian pecah. Pecahan kaca tersebut menyebabkan luka robek pada bagian leher sebelah kiri korban.

"Dalam kejadian itu, korban mengalami luka robek di bagian leher sebelah kiri akibat dihantam pecahan kaca," ujarnya.

Dalam kondisi bersimbah darah, korban berteriak meminta pertolongan. Sejumlah petugas keamanan kemudian datang dan melerai perkelahian tersebut. Setelah dilerai petugas keamanan, para pelaku meninggalkan lokasi. Sementara korban kemudian melaporkan kejadian penganiayaan tersebut ke Polsek Kuta pada Sabtu 5 September 2026.

Petugas Polsek Kuta langsung melakukan penyelidikan dengan mendatangi lokasi kejadian. Polisi memeriksa rekaman CCTV, meminta keterangan sejumlah saksi serta mengamankan beberapa barang bukti.

Meski demikian, hingga Selasa 8 September 2026, polisi belum berhasil menangkap para pelaku pengeroyokan tersebut.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Gede Adhi Saputra Jaya SH yang dikonfirmasi mengaku belum mendapatkan data dan informasi terkait kejadian pengeroyokan tersebut. "Saya cek dulu," bebernya, Selasa 8 September 2026.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami