Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Gunung Api Erupsi, Bali Tak Perlu Khawatir Gempa Besar

Senin, 7 September 2026, 12:27 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Gunung Api Erupsi, Bali Tak Perlu Khawatir Gempa Besar.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Erupsi sejumlah gunung api di Indonesia, termasuk Gunung Anak Krakatau, tidak berdampak langsung terhadap masyarakat Bali. Pusat Gempabumi Regional III (PGR III) Denpasar juga menegaskan aktivitas erupsi gunung api tersebut tidak dapat dijadikan tanda bahwa gempa besar akan segera melanda Bali.

PMG Madya Pusat Gempabumi Regional III (PGR III) Sidik Santosa, S.P. mengatakan, gempa bumi hingga saat ini belum dapat diprediksi secara pasti, baik terkait waktu, lokasi maupun kekuatannya.

"Tidak, saat ini letusan beberapa gunung di Indonesia tidak memiliki dampak langsung bagi masyarakat Bali," ujarnya, Senin (7/9/2026) di Badung.

Sidik menjelaskan, Bali memang berada di kawasan yang aktif secara tektonik. Karena itu, gempa bumi tetap berpotensi terjadi sewaktu-waktu. Namun, aktivitas erupsi sejumlah gunung api di wilayah Indonesia tidak dapat digunakan sebagai indikator akan terjadinya gempa besar di Bali.

"Saat ini gempabumi belum dapat diprediksi secara pasti. Baik, mengenai waktu, lokasi dan kekuatannya. Wilayah Bali memang berada di kawasan yang aktif secara tektonik, sehingga gempabumi tetap mungkin bisa terjadi sewaktu-waktu, Namun adanya beberapa gunung berapi yang sedang mengalami erupsi di wilayah Indonesia tidak dapat dijadikan tanda bahwa gempa besar akan segera melanda Bali," terangnya.

Menurutnya, gempa bumi yang beberapa kali dirasakan di sejumlah wilayah Bali masih berada dalam kondisi normal secara geologi. Kondisi tersebut berkaitan dengan posisi Bali yang berada di kawasan aktif secara tektonik.

"Ya, secara geologi terjadinya gempa di Bali masih dapat dikatakan sebagaia kondisi normal. Karena Bali memang berada di wilayah aktif secara tektonik, terutama karena pengaruh zona subduksi di wilayah selatan Bali dan sistem sesar naik belakang busur di utara Bali," sebutnya.

Ia mengimbau masyarakat Bali tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diminta memastikan informasi mengenai gempa bumi maupun aktivitas gunung api diperoleh melalui kanal resmi.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami