Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 10 Mei 2026
Biaya Rp 50 T, Bandara Baru di Kubutambahan Seluas 1.400 Hektar
Jumat, 27 Mei 2016,
09:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Rencana pembangunan Bandar Udara (Bandara) di Kubutambahan, Buleleng yang tengah digodok oleh Pemerintah Provinsi Bali akan dibangun dengan mengusung konsep ramah lingkungan, dengan menggandeng konsultan asal Kanada Airport Kinesis Consultant.
Bandara dengan luas lahan 1. 400 hektar tersebut nantinya diharapkan tidak hanya bisa menghasilkan listrik sendiri yang berasal dari arus laut namun juga akan menghasilkan air bersih melalui proses desalinasi, serta juga akan disediakannya tempat khusus bagi para nelayan untuk tetap bisa memiliki mata pencaharian.
Keberadaan bandara ini juga tidak akan menghilangkan ataupun mengganggu keberadaan sekitar 400 - 600 hektar sawah yang berada di sekitar areal bandar udara tersebut.
“Areal persawahan itu jangan diganggu, biar sawah jadi atraksi Bali yang pulaunya kecil, alamnya harus tetap lestari, “ katanya.
Demikian disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika seusai memimpin rapat rencana pembangunan airport dan pendukungnya di Bali Utara di Ruang Praja Sabha Kantor Gubernur Bali Kamis (26/5/2016).
Lebih lanjut Pastika juga memaparkan kehadiran bandara ini memegang peran yang amat penting, disamping dalam upaya menyeimbangkan pertumbuhan pembangunan Bali bagian utara dan Bali bagian selatan, juga untuk menyikapi kondisi dari Bandara Ngurah Rai yang saat ini sudah sangat padat sehingga berakibat pada lalu lintas penerbangan.
Selain itu juga untuk mengakomodir permintaan dari sejumlah keinginan maskapai penerbangan asing untuk membukajalur penerbangan langsung ke Bali Sehingga bandara ini sangat strategis dalam upaya memberi pelayanan transportasi yang nyaman bagi wisatawan terlebih prospek pariwisata di Bali Utara kedepannya sangat menjanjikan.
Pastika meminta agar nantinya jika bandara tersebut sudah mulai beroperasi agar menempatkan para tenaga kerja lokal untuk dipekerjakan.
Untuk itu Pastika meminta agar pihak AKC juga memberikan spesifikasikecakapan tenaga kerja yang nantinya dibutuhkan sehingga Pemprov bisa mempersiapkan para tenaga kerja sesuai kebutuhannya.
“ Beri kualifikasi tenaga kerja yang diperlukan, nanti kita akan persiapkan tenaga kerjanya, “ imbuhnya.
Ia juga menegaskan bahwa pendanaan pembangunan yang mencapai Rp 50 Triliun tidak akan bersumber dari APBD maupun dari dana APBN melainkan akan berasl dari dana investor masih dalam proses penjajakan.
Pastika ini juga menyayangkan belum turunnya rekomendasi tentang lokasi dari Bupati Buleleng padahal dirinya sudah mengeluarkan rekomendasi lokasi pembangunan bandara tersebut pada bulan April yang lalu.
“ Mari kita kerja keras bersama sama, dukungan pemerintah pusat sudah ada, kita akselerasi pekerjaan kita sehingga rencana pembangunan bandara ini berjalan sesua perencanaan, “ pungkasnya. [bbn/der]
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1002 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 807 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 623 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 582 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026