Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 16 Agustus 2026
Biaya Rp 50 T, Bandara Baru di Kubutambahan Seluas 1.400 Hektar
Jumat, 27 Mei 2016,
09:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Rencana pembangunan Bandar Udara (Bandara) di Kubutambahan, Buleleng yang tengah digodok oleh Pemerintah Provinsi Bali akan dibangun dengan mengusung konsep ramah lingkungan, dengan menggandeng konsultan asal Kanada Airport Kinesis Consultant.
Bandara dengan luas lahan 1. 400 hektar tersebut nantinya diharapkan tidak hanya bisa menghasilkan listrik sendiri yang berasal dari arus laut namun juga akan menghasilkan air bersih melalui proses desalinasi, serta juga akan disediakannya tempat khusus bagi para nelayan untuk tetap bisa memiliki mata pencaharian.
Keberadaan bandara ini juga tidak akan menghilangkan ataupun mengganggu keberadaan sekitar 400 - 600 hektar sawah yang berada di sekitar areal bandar udara tersebut.
“Areal persawahan itu jangan diganggu, biar sawah jadi atraksi Bali yang pulaunya kecil, alamnya harus tetap lestari, “ katanya.
Demikian disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika seusai memimpin rapat rencana pembangunan airport dan pendukungnya di Bali Utara di Ruang Praja Sabha Kantor Gubernur Bali Kamis (26/5/2016).
Lebih lanjut Pastika juga memaparkan kehadiran bandara ini memegang peran yang amat penting, disamping dalam upaya menyeimbangkan pertumbuhan pembangunan Bali bagian utara dan Bali bagian selatan, juga untuk menyikapi kondisi dari Bandara Ngurah Rai yang saat ini sudah sangat padat sehingga berakibat pada lalu lintas penerbangan.
Selain itu juga untuk mengakomodir permintaan dari sejumlah keinginan maskapai penerbangan asing untuk membukajalur penerbangan langsung ke Bali Sehingga bandara ini sangat strategis dalam upaya memberi pelayanan transportasi yang nyaman bagi wisatawan terlebih prospek pariwisata di Bali Utara kedepannya sangat menjanjikan.
Pastika meminta agar nantinya jika bandara tersebut sudah mulai beroperasi agar menempatkan para tenaga kerja lokal untuk dipekerjakan.
Untuk itu Pastika meminta agar pihak AKC juga memberikan spesifikasikecakapan tenaga kerja yang nantinya dibutuhkan sehingga Pemprov bisa mempersiapkan para tenaga kerja sesuai kebutuhannya.
“ Beri kualifikasi tenaga kerja yang diperlukan, nanti kita akan persiapkan tenaga kerjanya, “ imbuhnya.
Ia juga menegaskan bahwa pendanaan pembangunan yang mencapai Rp 50 Triliun tidak akan bersumber dari APBD maupun dari dana APBN melainkan akan berasl dari dana investor masih dalam proses penjajakan.
Pastika ini juga menyayangkan belum turunnya rekomendasi tentang lokasi dari Bupati Buleleng padahal dirinya sudah mengeluarkan rekomendasi lokasi pembangunan bandara tersebut pada bulan April yang lalu.
“ Mari kita kerja keras bersama sama, dukungan pemerintah pusat sudah ada, kita akselerasi pekerjaan kita sehingga rencana pembangunan bandara ini berjalan sesua perencanaan, “ pungkasnya. [bbn/der]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4536 Kali
02
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2351 Kali
03
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2002 Kali
04
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1609 Kali
05
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1051 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026