Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kabupaten Klungkung Rentan Bencana Mulai Longsor Hingga Tsunami

Kamis, 22 September 2016, 09:05 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.

Beritabali.com, Klungkung. Pemerintah Daerah Kabupaten Klungkung menggelar Apel Siaga Bencana tahun 2016 yang di laksanakan di lapangan GOR Swecapura  Rabu (21/9). Dalam kegiatan Apel Siaga Bencana 2016, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bertindak sebagai Inspektur upacara.
 
Dalam amanatnya  Bupati Suwirta mengatakan bahwa Kabupaten Klungkung rentan dari musibah dan bencana, mulai dari tsunami, gelombang ekstrim dan abrasi, banjir bandang, tanah longsor, kebakaran hutan, gempa bumi, kekeringan hingga cuaca ekstrim. Maka dari itu Suwirta mengajak untuk senantiasa waspada dan menjaga serta memelihara alam dengan sebaik baiknya. 
 
"Karena alam merupakan anugrah dari Tuhan maka kita juga hendaknya selalu melakukan langkah langkah spiritual demi menjaga alam ini, semoga simulasi apapun yang kita dilakukan hari ini tidak akan pernah terjadi, namun kita tetap harus siaga," ujar Bupati Suwirta.
 
Selain itu kata Suwirta, kegiatan ini juga sebagai sarana untuk mengumpulkan kapasitas daerah, sarana dan prasarana logistik, baik lembaga pemerintah, non pemerintah untuk menguji kemapuan dan ketrampilan dalam memobilitasi sumber daya serta pengoperasian sarana dan prasarana penanggulangan bencana.
 
“Kegiatan ini merupakan momentum untuk mengecek sarana dan prasarana pendukung yang di miliki untuk mengantisipasi kemunginan terjadinya bencana” kata Suwirta.
 
“Dalam undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan daerah menempatkan urusan umum ketentraman ketertiban umum dan perlindungan masyarakat yang salah satu sub urusannnya adalah Bencana sebagai salah satu dari enam urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar. Penanggulangan bencana di daerah di perlukan koordinasi kerjasama yang terintegrasi dengan berbagai pihak. Kompleksitas masalah yang di akibatkan dari bencana tidak bisa di pandang hanya dari sisi tertentu saja, melainkan harus di pandang dari sudut menyeluruh,” pungkasnya.
 
Dalam apel itu juga diisi dengan simulasi penanggulangan korban bencana alam yang diikuti oleh unsur BPBD, Kepolisian, TNI, PMI, SAR, Damkar, Dinas Perhubungan, POLPP dan para siswa.
 
Turut hadir dalam apel ini Kepala BPBD Prov. Bali Dewa Indra, Kepala Kantor SAR Denpasar Didi Hamzar, Unsur MUSPIDA, para pimpinan SKPD, serta personil BPBD dari Klungkung, Gianyar, Bangli dan Karangsem.[bbn/hms/psk]
 
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami