Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 17 September 2026
Pasek : Kasus Dir Narkoba Bali Harus Tuntas, Agar Tidak Rusak Polisi Baik
Jumat, 23 September 2016,
19:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Kasus dugaan pemerasan terhadap tersangka narkoba oleh mantan Dir Narkoba Polda Bali, Kombes Franky Harianto Parapat, disoroti banyak kalangan. Salah satunya datang dari anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Bali, Gede Pasek Suardika, SH.
"Hati-hati. Tanah Bali itu tenget (keramat). Kalau tidak mau mengalami kegagalan ya harus bekerja dengan baik," kata Pasek, Jumat (23/9/2016). Tokoh yang sering disapa GPS ini meminta agar penanganan kasus tersebut dituntaskan agar tidak merusak polisi-polisi yang telah bekerja dengan baik.
"Di Bali ini banyak sekali polisi yang sukses karena bekerja dengan baik. Tetapi banyak juga yang mengalami kegagalan karena tanah Bali itu tenget," ujar mantan Ketua Komisi III DPR RI ini.
Pria yang dikenal dengan GPS juga menilai, pencopotan Kombes Franky Harianto Parapat sebagai Dir Resnarkoba Polda Bali merupakan langkah tepat. Namun, ia mendesak setelah dicopot agar mantan Dir Narkoba segera diproses. Dan menurut Pasek, prosesnya harus dilakukan dua sisi, baik proses etik maupun proses hukumnya.
GPS juga menegaskan, hukuman untuk mantan Dir Resnarkoba Bali tersebut harus lebih berat. Sebab, katanya, kalau benar seperti yang terungkap di media massa, maka itu sama dengan melakukan kejahatan di atas penegakan hukum melawan kejahatan. Karena itu, hukumannya harus berlipat.
GPS juga mendorong agar ditelusuri apakah mantan Dir Narkoba Kombes Franky Parapat bermain sendirian atau berjejaring. Apakah juga melibatkan pola setoran atau tidak. Menurut GPS, semakin tuntas kasus tersebut, maka semakin percaya masyarakat terhadap korps kepolisian. Sebaliknya, jika kasus saru gremeng maka masyarakat semakin tidak percaya dengan korps kepolisian.
GPS juga mendesak, daripada polisi sibuk ngurus kasus-kasus lucu yang masih sumir, lebih baik sekarang fokus bersih-bersih ke jajaran korps kepolisian.[bbn/bbk/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5526 Kali
02
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3481 Kali
03
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2325 Kali
04
05
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1147 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026