Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Kunker Perdana, Bupati Sambangi Wilayah Timur Buleleng
Kamis, 6 Oktober 2016,
06:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Buleleng. Setelah program perbaikan dan peningkatan jalan di Kabupaten Buleleng tuntas, penganggaran dalam APBD selanjutnya akan difokuskan pada bidang lain. Jalan tuntas yang menggunakan hotmix memungkinkan untuk dipakai selama lima tahun. Oleh karena itu, pembangunan di Buleleng difokuskan pada air bersih dan pertanian. Hal ini disebabkan karena masih ada permasalahan air bersih di Buleleng timur dan potensi pertanian di Buleleng.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, ST saat mengadakan Kunjungan Kerja ke wilayah Buleleng Timur yaitu Kecamatan Tejakula dan Kecamatan Kubutambahan, Rabu (5/10). Pada Kunjungan Kerja ini Bupati Buleleng didampingi oleh Wakil Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG, Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, Gede Supriatna, SH, anggota DPRD Dapil Kubutambahan dan dapil Tejakula, serta Kepala SKPD lingkup Pemkab Buleleng.
Bupati yang akrab disapa PAS ini mengatakan kunjungan kerja ini merupakan suatu upaya monitoring dan evaluasi (monev) hasil pembangunan selama satu tahun. Selain itu kunjungan kerja ini juga bertujuan untuk berdialog dengan masyarakat mengenai perencanaan pembangunan ke depan.
“Koreksi korektif dan diskusi dengan masyarakat juga dilakukan untuk pembangunan Buleleng ke depan,” ujarnya.
Menurutnya, Buleleng memiliki jalan kabupaten sepanjang 450 kilometer yang harus diselesaikan selama lima tahun sesuai dengan apa yang tertulis di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Ada juga jalan desa yang tidak mampu dikerjakan oleh Desa sehingga statusnya ditingkatkan menjadi jalan kabupaten.
“Hal-hal tersebut yang menjadi kebutuhan mendasar bagi masyarakat sehingga kita garap secara maksimal,” ungkap Bupati PAS.
Bupati murah senyum ini menambahkan tahun ini target capaian infrastruktur sudah mencapai 90%. Hal tersebut ditambah dengan perubahan status jalan desa. Akhir tahun ini sudah mencapai 100%. Pihaknya mengakui menyelesaikan infrastruktur ini tidaklah mudah karena jalan di Buleleng sangat luas. “Namun kita upayakan secara terus-menerus untuk pencapaian target tersebut dengan berbagai cara,” imbuhnya.
Dengan selesainya infrastruktur jalan tersebut, Bupati asal Desa Banyuatis menyatakan akan concern dengan pertanian. Hal ini didasari dari Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) Buleleng, pertanian masih mendominasi. Ini ia sebutkan bukan hanya sebuah jargon ataupun angan-angan semata melainkan fokus ataupun program di tahun mendatang. “Kita akan gerakkan pertanian dan majukan pertanian Buleleng pada tahun 2018. Pada tahun 2017 kita akan diskusikan dan buat perencanaan secara matang agar pengembangan pertanian sesuai dengan desa masing-masing,” ucapnya.
Sementara itu, mengenai masalah air bersih, Bupati PAS menjelaskan tahun 2017 akan diprogramkan seluruh desa memiliki air bersih. Dinas Pekerjaan Umum (PU) sedang membuat konsep untuk hal tersebut. Masing-masing desa akan dievaluasi mana model ataupun konsep yang cocok untuk diterapkan.
“Mungkin di desa selain delapan desa yang mendapatkan air dari air sanih mempunyai model tertentu. Oleh karena itu, silahkan diajukan modelnya sehingga tahun 2017 bisa kita programkan. Kalau sudah punya air aka nada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk mendorong sektor pertanian,” tutupnya.[bbn/pan/psk]
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2304 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026