Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 5 Mei 2026
DPRD Bali Dukung Usulan HNSI Terkait Perda Nelayan
Sabtu, 3 Desember 2016,
16:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Anggota DPRD Bali Nyoman Wirya, mendukung usulan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) kepada pemerintah untuk membuat peraturan daerah mengenai keberadaan "bendega" atau nelayan.
"Saya mendukung usulan HNSI kepada pemerintah maupun DPRD Bali untuk membuat Perda Tentang `Bendega`, terutama dalam upaya pelestarian budaya dan relegi," katanya di Denpasar, Jumat (3/12).
Ia mengatakan usulan dari HNSI tersebut sudah disampaikan kepada DPRD Bali, namun saat ini masih menunggu pembahasan lebih lanjut, sebab untuk membuat sebuah perda memerlukan waktu dan perlu kajian dari berbagai sektor.
"Apalagi membuat perda baru, memerlukan proses dan mekanisme, disamping juga mendapatkan kajian dari masyarakat dan para akademisi," ucap politikus Partai Golkar.
Wirya mengatakan langkah untuk pelestarian budaya dan relegi yang melekat pada "bendega" atau nelayan perlu dibahas lebih lanjut, karena menyangkut dengan kearifan lokal.
"Memang secara menyeluruh nelayan sudah mendapat perhatian pemerintah pusat dan daerah. Namun dalam budaya dan relegi di Bali harus dapat dilestarikan, sebab para "bendega" memiliki tanggung jawab untuk menjadi `penyungsung pura segara`," ujar anggota Komisi IV DPRD Bali.
Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Bali Ir Nengah Manu Mudita meminta pemerintah daerah maupun DPRD setempat membuat peraturan daerah (perda) "bendega" atau nelayan.
"Kami meminta kepada pemerintah provinsi maupun DPRD Bali membuat perda yang mengatur keberadaan `bendega` serta pendukung aktivitasnya," katanya.
Ia mengatakan, perlunya aturan hukum dalam bentuk perda tersebut adalah bertujuan untuk mendapatkan perlindungan secara sosial dan budaya. Sebab keberadaan `bendega` di Bali tidak terlepas dari kegiatan budaya dan ritual keagamaan.[bbn/rls/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 405 Kali
02
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 355 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 350 Kali
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026