Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Akulturasi Bali-Tiongkok, Dulu Hingga Kini
Jumat, 16 Desember 2016,
08:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyambut positif kunjungan sejumlah seniman lukis asal Tiongkok ke pulau dewata. Pastika berharap kunjungan ini akan dapat mempererat hubungan Bali dengan negeri tirai bambu tersebut, khususnya di dalam bidang kebudayaan.
Demikian disampaikannya saat menerima rombongan tersebut di ruang kerjanya pada Kamis (15/12).
“Apalagi akan diadakan dialog antara pelukis Tiongkok dan pelukis Bali besok (red: hari ini), seharusnya bisa dijadikan momentum untuk menjalin hubungan yanng lebih erat lagi antara para pelukis itu," ujarnya.
BACA JUGA:
Lebih jauh, Pastika bertutur jika akulturasi budaya antara Tiongkok dan Bali sudah terjadi sejak ribuan tahun yang lalu.
Hal itu bisa dilihat dari berbagai kesenian dan kebudayaan Bali yang banyak terpengaruh oleh budaya Tiongkok, seperti tari Barong Landung yang menggambarkan pernikahan Raja Bali Kuno Jaya Pangus dan Putri Cina Fang Seng Hui.
Selain itu berkembang juga di Bali drama yang alur cerita mengadaptasi dari kisah romantika Sam Pek Eng Tay. Hingga seni arsitektur Bali juga diyakini banyak mengadopsi unsur Tiongkok dengan munculnya model ukiran atau patra.
"Bahkan dalam sarana upacara kami, menggunakan uang kepeng bolong yang diyakini merupakan pengaruh kuat dari Tiongkok di masa lalu," tambahnya.
Bahkan Pemerintah Provinsi Bali saat ini telah menjalin hubungan sister province dengan dua provinsi di Tiongkok yaitu Provinsi Yunan dan Hainan.
Sementara, Gubernur Provinsi Hainan sendiri sudah pernah berkunjung ke Bali sebagai bentuk keseriusan dari hubungan kedua provinsi tersebut.
Menanggapi pejelasan Pastika, Ketua rombongan tersebut, Wang Mingming, yang juga didampingi Kosul Jenderal Tiongkok Hu Yinquan menyampaikan rasa kekagumannya atas kesenian dan kebudayaan Bali.
“Meskipun saya baru pertama kali berkunjung ke Bali namun saya sudah mengagumi kesenian dan kebudayaan pulau seribu pura ini sejak lama,” ujarnya.
Ia juga menambahkan meskipun rombongan ini baru saja menempuh perjalanan panjang dari negaranya, namun pihaknya masih tetap semangat mengelilingi Bali dan mengenal kebudayaan Bali lebih dekat lagi.
Kedepan, rombongan seniman ini dijadwalkan akan menggelar Dialog Seni Rupa dengan para pelukis Bali pada Jumat 16 Desember di Hotel Sudamala, Sanur.
“Kami telah mengundang para pelukis terkenal dari Bali dan ingin bertukar ide dan budaya pada pertemuan besok, dan saya harap hubungan kami ke depan bisa terjalin dengan lebih erat lagi," imbuhnya.
BACA JUGA:
Selain itu, sebagai bentuk keseriusannya menjalin kerjasama dengan pelukis Bali, pihaknya ingin mengundang para pelukis untuk berkunjung ke Tiongkok terutama ke Beijing untuk mengenal kebudayaan Tiongkok.
Dalam pertemuan tersebut, Pastika yang juga didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata Pemprov Bali AA Gede Yuniartha Putra, Kepala Dinas Kebudayaan Pemprov Bali Dewa Putu Beratha dan Kepala Biro Humas Setda Bali I Dewa Gede Mahendra Putra. [rls/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2304 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026