Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Longsor di Lemukih Nyaris Kubur Rumah Warga
Rabu, 21 Desember 2016,
06:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Sawan. Sebuah senderan di lahan perkebunan milik warga di Banjar Dinas Desa, Desa Lemukih, Kecamatan Sawan, Buleleng, mendadak jebol pada Senin (19/12). Akibatnya terjadi musibah longsor dan material tanah longsor pun nyaris menimpa rumah warga yang ada di bawah senderan tersebut.
Musibah tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 Wita. Saat itu hujan dengan intensitas cukup tinggi mengguyur wilayah Lemukih sejak pagi hingga malam hari. Hujan diserta petir pun terus bergemuruh dilangit, karena itu warga setempat memilih untuk tinggal dirumah masing-masing.
Secara mendadak senderan di lahan milik Gede Gara, warga Banjar Dinas Nangka, Desa Lemukih, Kecamatan Sawan, mendadak jebol dan jatuh ke arah timur. Di sebelah timur rumah milik Gara, yang berjarak hanya 20 meter, terdapat rumah Ketut Suta, 73, yang masuk wilayah Banjar Dinas Desa. Seketika itu pula terdengar suara bergemuruh keras. Begitu dilihat ke luar, ternyata telah terjadi musibah longsor.
Ketut Suta menuturkan, saat kejadian ia tengah berada di dalam rumah menonton televisi. Ketika itu warga memang malas keluar rumah karena hujan mengguyur desa sejak pagi. Saat kejadian, Suta mengaku mendengar suara bergemuruh keras. Ketika keluar rumah ia mendapati material tanah sudah memenuhi halaman rumahnya.
“Saya di dalam rumah nonton TV, karena dari pagi hujan tidak bisa kemana-mana. Begitu dengan suara brug keras, saya langsung keluar. Ternyata sudah ada tanah di halaman rumah saya” ujarnya.
Suta sendiri mengaku takut dengan musibah longsor itu, karena rumahnya ada di wilayah hilir. Apabila ada hujan lebat, ia takut air dari arah Banjar Dinas Nangka, akan mengalir kerumahnya. “Apalagi masih ada tanah. Takutnya kan ada banjir bandang nanti,” imbuhnya.
Perbekel Desa Lemukih Ketut Budiarta mengatakan, dari hasil identifikasi sementara, senderan yang jebol itu memiliki ketinggian empat meter dan panjang sepuluh meter. Rencananya material longsor yang ada di halaman rumah Kadek Suta, akan dibersihkan sesegera mungkin. Pembersihan akan dilakukan relawan tangguh bencana yang telah dibentuk di Desa Lemukih.
“Dulunya lahan yang jebol itu kan perkebunan. Kebetulan saja belum lama ini, kebunnya dibabat karena ada upacara ngaben. Jadi belum sempat ditanami, akhirnya jebol. Sementara kami sudah pasang sak-sak pasir di atas, biar airnya tidak sampai mengalir ke rumahnya Ketut Suta ini,” ujar Budiarta.[pan/psk]
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6022 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2351 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2244 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026