Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Longsor di Lemukih Nyaris Kubur Rumah Warga
Rabu, 21 Desember 2016,
06:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Sawan. Sebuah senderan di lahan perkebunan milik warga di Banjar Dinas Desa, Desa Lemukih, Kecamatan Sawan, Buleleng, mendadak jebol pada Senin (19/12). Akibatnya terjadi musibah longsor dan material tanah longsor pun nyaris menimpa rumah warga yang ada di bawah senderan tersebut.
Musibah tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 Wita. Saat itu hujan dengan intensitas cukup tinggi mengguyur wilayah Lemukih sejak pagi hingga malam hari. Hujan diserta petir pun terus bergemuruh dilangit, karena itu warga setempat memilih untuk tinggal dirumah masing-masing.
Secara mendadak senderan di lahan milik Gede Gara, warga Banjar Dinas Nangka, Desa Lemukih, Kecamatan Sawan, mendadak jebol dan jatuh ke arah timur. Di sebelah timur rumah milik Gara, yang berjarak hanya 20 meter, terdapat rumah Ketut Suta, 73, yang masuk wilayah Banjar Dinas Desa. Seketika itu pula terdengar suara bergemuruh keras. Begitu dilihat ke luar, ternyata telah terjadi musibah longsor.
Ketut Suta menuturkan, saat kejadian ia tengah berada di dalam rumah menonton televisi. Ketika itu warga memang malas keluar rumah karena hujan mengguyur desa sejak pagi. Saat kejadian, Suta mengaku mendengar suara bergemuruh keras. Ketika keluar rumah ia mendapati material tanah sudah memenuhi halaman rumahnya.
“Saya di dalam rumah nonton TV, karena dari pagi hujan tidak bisa kemana-mana. Begitu dengan suara brug keras, saya langsung keluar. Ternyata sudah ada tanah di halaman rumah saya” ujarnya.
Suta sendiri mengaku takut dengan musibah longsor itu, karena rumahnya ada di wilayah hilir. Apabila ada hujan lebat, ia takut air dari arah Banjar Dinas Nangka, akan mengalir kerumahnya. “Apalagi masih ada tanah. Takutnya kan ada banjir bandang nanti,” imbuhnya.
Perbekel Desa Lemukih Ketut Budiarta mengatakan, dari hasil identifikasi sementara, senderan yang jebol itu memiliki ketinggian empat meter dan panjang sepuluh meter. Rencananya material longsor yang ada di halaman rumah Kadek Suta, akan dibersihkan sesegera mungkin. Pembersihan akan dilakukan relawan tangguh bencana yang telah dibentuk di Desa Lemukih.
“Dulunya lahan yang jebol itu kan perkebunan. Kebetulan saja belum lama ini, kebunnya dibabat karena ada upacara ngaben. Jadi belum sempat ditanami, akhirnya jebol. Sementara kami sudah pasang sak-sak pasir di atas, biar airnya tidak sampai mengalir ke rumahnya Ketut Suta ini,” ujar Budiarta.[pan/psk]
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3879 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2487 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2013 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1942 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026