Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tepat Seminggu Lalu, Bupati Tabanan Berjanji Perbaiki Irigasi Penyebab Banjir dan Longsor Baturiti

Selasa, 28 Februari 2017, 15:00 WITA Follow
Beritabali.com

ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Beritabali.com, Tabanan. Banjir dan longsor yang baru-baru ini melanda Kecamatan Baturiti, Tabanan tepatnya di Banjar Kembang Merta, Desa Candikuning mengakibatkan kerusakan di berbagai sektor, yakni perumahan warga, sarana transportasi, dan lahan pertanian warga. 
 
[pilihan-redaksi]
Menurut BPBD Kabupaten Tabanan menyebut hujan berintensitas tinggi dan berdurasi panjang dan tingginya tingkat kerentanan menjadi penyebab. Ditambah dengan aliran sungai yang dangkal, serta saluran irigasi jalan (got) tidak bekerja maksimal. 
 
Setidaknya ada lima titik aliran sungai yang mendangkal dan beberapa sarana jalan tanpa saluran got. Sehingga pada saat hujan dengan durasi panjang seperti baru-baru ini mengakibatkan air yang merupakan kiriman dari berbagai titik, yakni, dari sekitaran hutan Pura Pucak Sangkur dan Hutan Kebun Raya Eka Karya, meluap dan meluncur deras ke pemukiman warga.
 
Maka, pada hari Rabu (15/02), yang ditetapkan sebagai hari Libur Nasional oleh Pemerintah Pusat karena ajang Pilkada Serentak di berbagai Daerah dipakai Bupati Tabanan menyambangi lokasi bencana. 
 
“Secepatnya saya perintahkan Organisasi Perangkat Daerah untuk menanggulangi keadaan ini. Sehingga masyarakat tidak mengalami trauma yang berkelanjutan seandainya ada kejadian serupa”, tegas Bupati Tabanan Putu Eka Wiryastuti. 
 
Pihaknya juga menegaskan akan segera membenahi sistem saluran air (got) di berbagai sarana jalan yang sering dilalui aliran air kiriman dari berbagai titik tersebut. Tidak itu saja, dirinya juga memerintahkan langsung saat dilokasi agar OPD terkait langsung mencari alat berat guna memperdalam aliran sungai dan membersihkan sisa genangan lumpur di areal pertanian warga. 
 
[pilihan-redaksi2]
“Cari solusi terbaik dan segera alokasikan kendaraan berat, prioritaskan sungai lancar. Bagaimanapun caranya segera kondisikan 4 titik aliran sungai ini, yang penting butuh cepat untuk warga. Bila perlu cari delapan alat berat untuk menanggulangi sungai tersebut”, tegasnya.
 
Ia juga menambahkan, korban akibar kerusakan ini juga menyangkut petani, banyak sekali rakyat kami yang petani kesulitan tidak bisa panen karena kena lumpur. Pihaknya pun menyatakan akan melakukan ganti rugi, termasuk membantu dengan alat-alat berat yang tadinya disewa sendiri akan ditanggulangi. 
 
“Semuanya akan kita ambil alih agar rakyat tidak susah, Karena sudah susah ditambah kasi bencana kan tambah susah," sambungnya. [rls/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami