Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 17 September 2026
Pegawai Honorer, Guide, Hingga Atlet Bilyar Dibekuk Karena Sabu-Sabu
Rabu, 3 Mei 2017,
06:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Oknum pegawai honorer Dinas Pertanian Pemkab Tabanan, Made Suyadnya Giri (37) ditangkap jajaran Sat Resnarkoba Polresta Denpasar, pada Selasa (25/4) sore hari. Tersangka ditangkap saat hendak mengambil tempelan sabu di Jalan Pura Demak, Denpasar dengan barang bukti 0,09 gram sabu. Tersangka mengaku terpaksa mengkomsumsi sabu-sabu karena dicerai istrinya sejak 2 tahun lalu.
Menurut Wakapolresta Denpasar AKBP Nyoman Artana didampingi Wakasat Resnarkoba Polresta Denpasar AKP I Wayan Mendra, tersangka Made Suyadnya Giri ditangkap atas informasi masyarakat. Tersangka yang tinggal di Jalan Dharma Wangsa, Delod Peken, Tabanan ini ditangkap saat hendak mengambil tempelan sabu di Jalan Pura Demak, Denpasar, sekitar pukul 16.30 Wita.
“Pelaku kami tangkap di Jalan Pura Demak saat membawa paketan sabu seberat 0,09 gram,” ujar AKBP Artana, Selasa (2/5).
Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku mendapatkan sabu dari seorang napi berinisial HD di Lapas Kerobokan. Sabu tersebut sudah dua kali di beli dari HD, per paketnya Rp 500.000.
“Tersangka mengaku membeli sabu dari HD napi Lapas lewat transfer rekening BCA,” ujarnya.
Pengakuan tersangka kepada penyidik, dia sudah 5 tahun menjadi pegawai honorer Dinas Pertaninan Pemkab Tabanan. Dia mengaku sudah menjadi pecandu narkoba sejak dua tahun lalu, setelah ditinggal cerai istrinya. Mirisnya, dalam pernikahan tersebut, tidak dikaruniai anak.
“Saya frustasi dan stress ditinggal istri dua tahun lalu. Makanya saya komsumsi sabu,” terangnya.
Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku sempat menjalani rehabilitasi di LIDO milik Badan Narkotika Nasional (BNN) di Yogyakarta selama enam bulan. “Pemeriksaan masih didalami, tegas AKBP Artana.
Selain Suyadnya, Satresnarkoba juga meringkus tiga tersangka lainnya. Yakni tersangka Kuanardi (27), seorang pemadu wisata untuk wisatawan Cina. Dia dibekuk di rumahnya di Jl. Kubu Anyar, Kuta, Selasa (25/4) sekitar pukul 18.00, lalu dengan barang bukti satu buah bong alat isap SS dari pipa kaca yang berisi SS seberat 0,04 gram.
Kedua, tersangka Yohanes Tinton Pratanu (32). Atlet bilyar tahun 2016 dengan juara medali perunggu ini diringkus di Jalan Raya Sesetan, Denpasar Selatan (Densel), sekitar pukul 20.00, Rabu (26/4) lalu. Saat disergap, Yohanes bersama temannya, Franki Wijaya (36) di dalam satu mobil dengan barang bukti 29 paket sabu sabu.
Dalam penggeledahan di rumah Franki di Jalan Tukad Balian, Gang Godel, Panjer, Denpasar, petugas menemukan 3 paket SS, satu timbangan elektrik, empat pipa kaca dan satu bal plastik klip kosong yang disimpan dalam kotak. Total barang bukti SS yang diamankan tersebut mencapai 15,34 gram.
Sementara di kediaman tersangka Yohanes di Jalan Gurita III, Sesetan ditemukan kembali satu paket SS, dengan total 1,92 gram. Selain sebagai pengguna, kedua tersangka juga sebagai kurir tempel SS. Sekali tempel, mereka diupah Rp 50 ribu. Dalam sehari biasanya mereka menempel 10 hingga 15 paket SS.[bbn/spy/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5505 Kali
02
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3476 Kali
03
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2315 Kali
04
05
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1128 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026