Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Nyoman Mulaeni, Rajutannya Dikirim ke Miami Hingga Dipakai Krisdayanti

Sabtu, 27 Mei 2017, 06:05 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Hasil rajutan pengrajin kecil dari Desa Busungbiu, Buleleng, Bali, ternyata telah menembus pasar internasional seperti Amerika Serikat. Tak hanya itu, artis ibukota juga memilih untuk menggunakan hasil rajutan pengrajin asal Desa Busungbiu.
 
Nyoman Mulaeni, adalah pengrajin rajutan benang asal Desa Busungbiu, Banjar Dinas Kaja, Buleleng. Ia mulai menekuni pembuatan kerajinan rajutan sejak tahun 1993. 
 
[pilihan-redaksi]
Saat ditemui, Nyoman tengah mengantar rajutan hasil kerajinannya ke Arjuna Gagapan Bali di daerah Batubulan, Gianyar. Nyoman senang karena kini bisa memasarkan langsung hasil kerajinannya ke toko oleh-oleh. Sebelumnya, ia memasarkan hasil kerajinan rajutannya lewat pengepul di daerah Pujungan Tabanan.
 
"Saya belajar sendiri membuat kerajinan rajutan. Bahannya benang katun dan semua handmade (buatan tangan). Kerajinan rajutan yang saya buat antara lain sarung bantal, baju, kebaya, bikini, scarf, slayer, topi, dan lain-lain," ujar Nyoman.
 
Selama ini, hasil rajutan Nyoman Mulaeni dipasarkan dengan cara bekerjasama dengan pihak pengepul yang ada di wilayah Tabanan. Hasil kerajinan rajutan hasil karyanya sudah dikirim ke beberapa negara seperti kota Miami di Amerika Serikat, Selandia Baru, Australia, dan beberapa negara lainnya.
 
"Ada hasil rajutan saya yang dipakai penyanyi Krisdayanti, yakni dress 2 meter panjang ekornya, dua tahun yang lalu. Saya tidak tahu akan dipakai Krisdayanti, saya hanya dibayar ongkos kerja saja, tapi saya lihat di TV rajutan saya dipakai Kris Dayanti," ujarnya bangga. [bbn/psk]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami