Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Bupati Tabanan Dukung Pengembangan Desa Wisata Gunung Salak Gagasan Swastika Bali
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Swastika Bali, sebuah organisasi alumni pelajar dan mahasiswa Bali di Surabaya, mengadakan pertemuan dengan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastutipada Selasa (13/6).
Ketua Swastika Bali Drs. I Wayan Bagiarta Negara Apt., M.M, menyampaikan bahwa pertemuan dengan Bupati Tabanan adalah terkait dengan penandatanganan Memorandum of understanding (Mou) antara Swastika Bali dengan Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam rangka pengembangan Desa Wisata Gunung Salak, Selemadeg Timur, Tabanan.
[pilihan-redaksi]
Konsep desa wisata yang ditawarkan oleh Swastika Bali ini tidak hanya menjadikan desa sebagai destination namun juga accomodation serta pengelolaannya oleh desa itu sendiri.
"Pada pertemuan ini kami menyampaikan progres yang telah dilakukan terkait pengembangan desa wisata di Gunung Salak," ungkap Bagiarta Negara.
Bagiarta Negara menjelaskan bahwa gagasan pengembangan Desa Wisata Gunung Salak ini dicetuskan saat SimaKrama Gubernur Bali tanggal 3 September 2016 yang lalu.
"Gubernur Bali sangat mendukung project ini dan melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa sudah menganggarkan kegiatan penyusunan masterplan Desa Wisata Gunung Salak, dan saat ini sudah dalam pengerjaan oleh pihak konsultan" imbuhnya.
Lebih lanjut Bagiarta Negara juga menyampaikan beberapa aktivitas yang telah dilakukan, mulai dari sosialisasi kepada masyarakat Gunung Salak untuk menumbuhkan kesadaran dan kesepakatan, penyuluhan kepada petani setempat mengenai pertanian organik, penanaman 20.000 pohon pinang dan pengenalan objek wisata yang ada di Gunung Salak, seperti tracking, air terjun Tibu Sampi, dan pancoran sudamala sebagai tempat melukat.
Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mendukung penuh pengembangan Desa Wisata Gunung Salak dan meminta Swastika Bali selalu berkomunikasi dan berkoordinasi dengan SKPD terkait.
"Terkait dengan infrastruktur seperti jalan yang membutuhkan perbaikan, pemerintah sudah menyiapkan anggaran, silahkan koordinasi dengan PU dan Bappeda," ujar bupati yang mengoleksi banyak rekor MURI ini.
Lebih lanjut Eka Wiryastuti mengharapkan agara pengembangan desa wisata di Gunung Salak juga diarahkan sebagai Edu Wisata.
"Perkenalkan anak-anak sekolah dengan potensi yang ada di desa tersebut, baik potensi wisata alamnya, pertanian organiknya, wisata spiritualnya, sehingga mereka mencintai daerahnya," ujar Bupati yang juga penekun spiritual ini.
Turut hadir dalam pertemuan Bupati Tabanan dan Perkumpulan Swastika Bali adalah Kepala Dinas Pariwisata Tabanan I Made Yasa dan tokoh Desa Gunung Salak, Anak Agung Wira. (nod)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5852 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2571 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan