Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 5 November 2026
Gubernur Pastika: Agama Jangan Dibuat Ruwet
Jumat, 16 Juni 2017,
15:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, mengharapkan agama Hindu di Bali menjadi agama yang indah, damai dan atraktif.
Hal ini disampaikannya saat menerima panitia atma wedana dan metatah massal Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) di Kantor Gubernur Bali, Jumat (16/6).
Pastika mengatakan keberadaan atma wedana dan metatah massal merupakan alternatif yang melegakan di tengah persoalan adat yang membuat sebagian masyarakat merasa berat beragama Hindu di Bali.
Ia secara khusus meminta agar masyarakat Bali berhenti mempermasalahkan ‘kulit’ dalam hal ini Upakara, karena masih ada Susila dan Tattwa yang menjadi inti ajaran agama Hindu.
“Agama harus berguna untuk hidup bukan menyusahkan, jangan agama membuat bentrok atau konflik. Kita harus membuat agama lebih indah, damai dan atraktif,” kata Pastika.
Menurutnya jika agama dibuat ruwet, maka akan ditinggalkan oleh pemeluknya. Itu sebabnya ia mendukung kegiatan atma wedana dan metatah massal sebagai alternatif umat untuk menyelesaikan kewajibannya.
Ida Bhawati Putu Mas Sujana selaku Penasehat menyampaikan bahwa kegiatan metatah masal akan diikuti sebanyak 280 orang dari lintas soroh dengan sistim subsidi silang dan dipuput oleh 15 sulinggih.
Panitia mengundang Gubernur Pastika untuk menghadiri puncak metatah massal tanggal 20 Juni 2017 di Sekretariat MGPSSR, Cekomaria, Denpasar.
Pada kesempatan ini Gubernur Bali Made Mangku Pastika juga menerima salinan album rohani baru berjudul Mahamantram Dewa Puja karya Ida Bhujangga Rsi Lokanatha dari Gria Agung Giri Kusuma Renon.[bbn/rls/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
02
03
04
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 596 Kali
05
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 471 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026