Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Burung Murai, Cecak Ijo, dan Anis Pupuan Digondol Maling

Senin, 10 Juli 2017, 10:30 WITA Follow
Beritabali.com

ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Beritabali.com, Tabanan. Empat ekor burung jenis murai merah, cucak ijo jawa, dan anis merah pupuan milik I Komang Dodi Bintara (30) warga Banjar Pasut, Desa Tibubiu, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, digondong maling. Akibatnya korban mengalami kerugian sebesar Rp7 juta. 
 
Menurut penuturan korban, raibnya empat ekor burung miliknya diketahui Sabtu (8/7) sekitar pukul 07.00 WITA. Saat itu ia hendak memberikan makan burung peliharaannya. Namun ternyata empat ekor burung miliknya yang ditempatkan pada empat sangkar berbeda sudah tidak tergantung diteras rumahnya. Di mana pada hari Jumat malam Ia menggantung sangkar burungnya di teras rumah. 
 
[pilihan-redaksi]
“Saat itu saya kira ibu saya yang memindahkan burung karena kebetulan cuaca saat itu sedang hujan. Namun saat saya tanya, ternyata ibu saya tidak ada memindahkan sangkar-sangkar burung itu,” ujarnya, Minggu (9/7). 
 
Atas hal tersebut, ia bersama adik dan ibunya berusaha mencari keberadaan burung-burungnya tersebut. Namun yang ditemukan hanya sangkar burung tanpa berisi burung.  Adapun jenis burung yang hilang yakni satu ekor burung Murai Medan, satu ekor Cucak Ijo Jawa, dan Anis Merah Pupuan 2 ekor. 
 
“Dan setelah dicari dua sangkar saya temukan di Merajan, satu sangkar di dekat Tugu, dan satu sangkar lagi di dekat dapur. Kondisi sangkarnya tidak ada yang rusak, hanya pintu sangkar saja yang terbuka,” imbuhnya.
 
Bintara selanjutnya melaporkan hal tersebut kepada Kelian Adat, selanjutnya ke Kantor Desa, dan diteruskan kepada Bhabinkamtibmas setempat dan terakhir ke Polsek Kerambitan. 
 
“Dan sekitar pukul 09.30, kepolisian dari Polsek Kerambitan juga sudah datang kerumah untuk melakukan olah TKP," katanya.
 
Dan dari hasil pemantauan, diduga pencuri masuk ke dalam rumah melalui Merajan karena ada beberapa bagian tembok penyengker yang patah. Dirinya menambahkan, diduga pencuri melancarkan aksinya sekitar pukul 03.00 dini hari, karena sekitar pukul 01.00 sang ibu sempat terbangun dan masih melihat sangkar burungnya dalam posisi tergantung. 
 
“Keempat burung saya itu ada ringnya, tetapi yang saya ingat hanya nomor ring Burung Murai yaitu IOS 038,” tandasnya.
 
Kapolsek Kerambitan Kompol I Wayan Suana hingga saat ini belum bisa dikonfrirmasi dan belum membalas sms. [nod/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami