Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tidak Terurus, I Komang AS Diserahkan ke Dinsos

Kamis, 13 Juli 2017, 20:16 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Beritabali.com, Tabanan. I Komang AS (12) anak yatim yang tidak terurus diserahkan ke kantor dinas sosial kabupaten Tabanan, Kamis (13/7).
 
AS diduga tidak diurus oleh keluarga asuhnya di Banjar Jagatamu, Desa Meliling, Kecamatan Kerambitan, Tabanan. 
 
AS diantar oleh petugas Satpol PP Tabanan I Nengah Muliada ke Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) sekitar pukul 10.00 WITA. Mereka diterima oleh Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial.
 
[pilihan-redaksi]
Ketut Muliada mengatakan ia sengaja membawa anak ini ke kota untuk mendapatkan solusi. Sebab beredar kabar dimasyarakat anak tersebut tidak diperhatikan oleh keluarga asuhnya, bahkan tidak bersekolah. Serta saat ditemukan memang di rumah tetangga yang sedang melaksanakan upacara kematian. 
 
"Ketika ditanya anak ini tidak bisa menyahut, bahkan ngomong pun tidak bisa karena memiliki keterbelakangan mental," jelasnya.
 
Kemudian Ia mencari informasi dari warga terkait bocah ini yang sering tinggal ditetangga, ternyata anak tersebut ada keluarga yang mengasuh, dan belakangan ini memang sering menginap ditetangga tanpa tujuan jelas. Akhirnya anggota Satpol PP yang merasa kasihan tersebut membawa ke Dinas Sosial supaya dibantu agar bisa bersekolah. 
 
"Saya bawa ke kota untuk mendapatkan solusi, terutama agar dia bisa sekolah meskipun keterbelakangan mental," beber Muliada.
 
Dikatakan sebelum membawa ke kota, Muliada sudah meminta izin kepada keluarga asuhnya ini. Bahkan si anak ini memiliki kartu KIP, sehingga saat itu pula langsung diminta penggandaannya kartu keluarga dan kartu KIP anak tersebut. 
 
"Dia dizinkan dibawa ke kota sama keluarga asuhnya, maka saya putuskan bawa ke kota," beber Muliada.
 
Lanjutnya Muliada, sebelum dibawa ke Dinas Sosial P3A tersebur, terlebih dahulu dibawa ke kantor Satpol PP Tabanan. Banyak anggota Satpol PP yang merasa iba membelikan baju, bahkan ada yang membelikan makan. 
 
"Sebelumnya anak ini kotor sekali banyak tanah ditubuhnya. Dan semangat sekali ketika ditanya bersekolah dengan menunjukkan muka sumringah," tuturnya.
 
Atas hal tersebut, pihak Dinas Sosial yang diwakili Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial, Driana Rika Rona mengatakan masih akan menulusuri kepada pihak yang mengasuh ke lapangan. 
 
Lanjut Rika Rona, kebetulan Kabid Perlindungan Anak sedang ada kegiatan maka melalui Saktipeksos (Satuan Bakti Pekerja Sosial) akan turun kelapangan mencari informasi sejelas-jelasnya. Dan menulusuri pula kenapa anak ini memiliki KIP tetapi tidak bisa bersekolah. 
 
"Anak ini kami ajak dulu ke orang tuanya, kenapa bisa seperti ini. Agar bisa mencarikan solusi apakah benar anak ini tidak bersekolah atau bagaimana," jelasnya. [nod/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami