Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 23 September 2026
ITC Selidiki Kasus Qualcomm vs Apple
Jumat, 11 Agustus 2017,
14:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, San Francisco. Komisi Perdagangan Internasional (ITC) sepakat untuk menyelidiki tuduhan Qualcomm Inc terhadap Apple Inc yang dinyatakan telah melanggar paten untuk iPhone 7 dan perangkat lainnya.
ITC akan mengambil keputusan 'di awal waktu yang tepat' dan menargetkan penyelidikan selesai dalam 45 hari ke depan, kata mereka dalam keterangan yang dikutip Reuters.
[pilihan-redaksi]
Awal Juli lalu, Qualcomm meminta regulator perdagangan AS untuk melarang beberapa model iPhone yang memakai chip modem broadband, yang membuat ponsel tersambung ke jaringan data nirkabel, yang tidak dibuat oleh Qualcomm.
Apple mulai menggunakan chip modem broadband dari Intel Corp di iPhone 7.
Qualcomm tidak menyatakan chip Intel melanggar paten, tapi, cara Apple menggunakan chip untuk iPhone.
"Kami menantikan penyelidikan ITC atas pelanggaran Apple terhadap hak intelektual kami dan percepatan pemulihan yang dapat dilakukan," kata Wakil Direktur dan penasihat umum Qualcomm, Don Rosenberg, dalam keterangan tertulis.
Intel menolak berkomentar. Apple merujuk pada tanggapan awal dari CEO Tim Cook yang menyatakan Qualcomm belum menawarkan istilah lisensi yang 'adil dan masuk akal' untuk teknologi Qualcomm.
"Saya tidak yakin ada orang yang yang memutuskan memesan iPhone berdasarkan hal itu. Saya rasa ada banyak kasus hukum di subjek itu, tapi, kita lihat nanti," kata Cook pada Mei lalu.
Apple mendapat dukungan dari grup lobi yang mewakili Google Alphabet Inc, Amazon.com Inc, Microsoft Corp, dan Facebook Inc.
Mereka berpendapat melarang Apple mengimpor iPhone yang dirakit di luar dan memakai chipset Intel Corp akan 'mengguncang pasokan ponsel' dan merugikan konsumen.
Qualcomm menuduh kelompok teknologi yang membela Apple 'bekerja sama untuk menyesatkan' regulator perdagangan. [bbn/idc]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8323 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5752 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3598 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2433 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026