Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 15 Mei 2026
Tekan Angka Kematian Ibu Anak, RSUD Wangaya Tingkatkan Pelayanan
Sabtu, 12 Agustus 2017,
06:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. RSUD Wangaya terus berupaya meningkatkan pelayanan pada masyarakat untuk menekan angka kematian ibu dan anak.
Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra saat menerima Tim Penilai Gerakan Rumah Sakit Sayang Ibu – Bayi (GRSSI-B) Provinsi pada jumat (7/8) di RSUD Wangaya, Denpasar mengatakan sebagai rumah sakit milik pemerintah Kota Denpasar, RSUD Wangaya selalu berusaha memberikan pelayanan kesehatan terbaik, begitu pula dalam memberikan pelayanan kepada ibu dan bayi.
[pilihan-redaksi]
RSUD Wangaya juga mendukung tujuan Millenium Developmnet Goals (MDG’s) 2015 untuk menekan angka kematian ibu dan bayi.
“Beberapa langkah telah dilakukan RSUD Wangaya sebagai upaya untuk menekan angka kematian ibu dan bayi diantaranya adalah memberikan pelatihan Penanganan Obstetri Neonatal Emergency Komperhensif (PONEK), pelatihan manajemen laktasi, melakukan transfer pengetahuan dan keterampilan untuk sdm di puskesmas dan melaksanakan kelas ibu hamil serta melaksanakan kegiatan klinik laktasi,” ujar Rai Mantra.
Kata dia, RSUD Wangaya sudah lulus pada akreditasi yang dilaksanakan pada bulan juni lalu dan berturut – turut telah meraih Peringkat Paripurna.
“Ini berarti RSUD Wangaya telah memiliki standar bertaraf nasional dalam pelayanannya. Hal ini tentu tidak terlepas dari komitmen serta peran serta seluruh komponen yang ada di RSUD Wangaya,” ujar Rai Mantra.
Lebih lanjut Walikota Rai Mantra berharap prestasi yang diperoleh oleh RSUD Wangaya dapat dipertahankan, terutama untuk kegiatan gerakan rumah sakit sayang ibu dan bayi. Keberhasilan evaluasi ini bukan hanya dilihat dari hasil yang diberikan tim evaluasi Provinsi Bali saja tetapi yang lebih ingin ditekankan adalah semua yang dipersiapkan untuk acara evaluasi ini.
Kepada tim evaluasi provinsi Bali Rai Mantra menyampaikan bahwa apapun hasil dari evaluasi ini berdampak sangat besar terhadap peningkatan mutu pelayanan nantinya dan berharap diakhir evaluasi nanti tim penilai GRSSI-B Provinsi Bali dapat memberikan masukan atas kekurangan dari proses pelayanan yang telah dilaksanakan dan tentunya ini akan menjadi bahan evaluasi RSUD Wangaya selanjutnya.
Ketua Tim Penilai Gerakan Rumah Sakit Sayang Ibu – Bayi (GRSSI-B) Provinsi Bali, Dr. Made Laksmiwati mengatakan penilaian Gerakan Rumah Sakit Sayang Ibu – Bayi (GRSSI-B) dilaksanakan rutin setiap tahunnya yang bertujuan untuk memonitor rumah sakit yang ada di Bali baik itu rumah sakit negeri maupun swasta.
“Tujuannya ialah untuk menekan angka kematian ibu dan anak sehingga nantinya bagaimana peran rumah sakit didalam memberikan suatu standar pelayanan terutama disektor kesehatan ibu dan anak. Intinya bagaimana upaya kita untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak dalam rangka percepatan penurunan angka kematian ibu dan anak,” ujarnya. [rls/dps/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1342 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1029 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 868 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 774 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026