Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 1 Juli 2026
Sedang Tidur, Pria Keturunan Tiongkok Ditusuk Pria Misterius
Selasa, 22 Agustus 2017,
21:43 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Peristiwa penusukan menimpa seorang pria keturunan Tiongkok asal Surabaya, Jawa Timur, bernama Heru Tom Adikoesoemo (46). Korban ditusuk pria misterius yang masuk ke kamarnya di Jalan Pura Demak VIII No. 2, Denpasar Barat (Denbar), Selasa (22/8) pukul 04.00 dinihari.
Korban selamat dalam peristiwa tersebut, namun tak urung sekujur tubuhnya mengalami luka tusukan dan penganiayaan.
[pilihan-redaksi]
Diketahui, Heru Tom tinggal bersama seorang janda bernama Rita Herawati (40). Saksi Rita mengatakan, sebelum kejadian, sekitar pukul 03.10 dinihari, dia pergi tidur dan meninggalkan Heru yang sedang bermain game di ruang makan. Tak lama, Heru menyusul masuk kamar dan berbaring di samping kirinya.
“Lampu kamar dimatikan dan pintu kamar tidak terkunci. Hanya lampu ruang makan yang masih menyala,” ujar Rita seperti dituturkan sumber, (22/8).
Namun, belum lama mata terpejam, tiba-tiba Heru diserang seorang pria misterius. Pria asal Surabaya, Jawa Ti mur itu langsung mengerang kesakitan setelah ditikam pelaku dengan senjata tajam. Korban mencoba melawan dan akibatnya wajah dan tangan terluka akibat sabetan senjata tajam.
Mendengar suara gaduh, saksi Rita terbangun. Namun karena ketakutan, saksi Rita hanya menutupi diri dengan selimut. Sehingga, tidak ada yang melihat jelas wajah pelaku misterius tersebut.
“Mengingat kamar mati lamput, jadi tidak bisa melihat wajah pelaku. Tapi setelah lampu dinyalakan kembali, pelaku sudah tidak ada,” ungkap sumber lagi.
Dalam kondisi wajah luka dan berdarah, pria keturunan Tiongkok ini masih bisa bangkit dan berdiri. Dia kemudian keluar mencari pelaku yang diperkirakan tunggal dan membawa senjata Air Softgun. Saat dicari, pelaku tidak ditemukan.
Alhasil, Heru menyuruh Rita untuk mencari di lantai atas, hasilnya juga sama, nihil. Tak lama, Heru menghubungi temannya, Kris untuk datang membantu memanggilkan ambulan.
“Kasus ini dilaporkan saksi Rita ke Polsek Denpasar Barat,” beber sumber.
Menerima laporan penganiayaan di sebuah rumah di jalan Pura Demak, aparat kepolisian Polsek Denbar langsung menyelidiki dengan memeriksa saksi saksi dan olah TKP. Sementara dari keterangan saksi Rita kepada petugas kepolisian, dia mengenal Heru sebulan lalu, melalui perkenalan di media social. Status Rita sendiri janda dan bercerai 3 tahun lalu.
Sedangkan korban sendiri sempat bercerita kepada petugas, jika dirinya punya masalah utang piutang dengan seseorang di Surabaya sebesar Rp 1 miliar. Tapi sampai sekarang pengusaha asal Surabaya yang baru sepekan tinggal di Bali itu, mengaku belum bisa membayar utangnya.
Terkait kejadian, pihak kepolisian mengamankan barang bukti berupa cincin kuningan untuk gagang golok yang ditemukan di atas kasur. Gagang golok tersebut diduga milik pelaku untuk melukai korbannya. Selain itu, tiga pisau belati sarung coklat, satu pedang samurai hitam, dua pucuk airsoft gun yang semua milik korban.
Dikonfirmasi, Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena membenarkan kejadian penganiayaan berat tersebut. Namun pihaknya belum mengetahui motif penganiayaan tersebut.
“Kasus itu penganiayaan berat, masih kami selidiki,” tandas Kapolsek. [spy/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026