Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Saudi Tangkap Remaja yang Berjoget Makarena
Kamis, 24 Agustus 2017,
09:01 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Riyadh. Seorang anak laki-laki berusia 14 tahun ditangkap setelah rekaman video yang memperlihatkan ia berjoget Macarena di sebuah jalan ramai Arab Saudi, beredar viral.
BBC melaporkan bahwa remaja tersebut dituduh melakukan 'perilaku tidak pantas di muka umum' di Jeddah, seperti disebut dalam sebuah pernyataan.
[pilihan-redaksi]
Tidak jelas apakah kewarganegaraan anak ini atau apakah kasusnya akan diteruskan ke pengadilan.
Dalam klip 45 detik, terlihat, anak muda itu 'mengganggu' lalu lintas dengan joget yang diiringi lagu hit yang populer tahun 1990an. Klip tersebut diyakini diposkan pertama kali pada bulan Juli 2016.
Klip ini telah dibagikan luas di media sosial, memancing beragam tanggapan.
Sebagian membela anak itu dan bahkan menyebutnya sebagai 'pahlawan'. Namun tak sedikit pengguna medsos yang menyebut bahwa perilakunya itu 'tidak bermoral.'
Kurangnya hukum pidana yang dikodifikasi di Arab Saudi, membuat pejabat dan hakim memiliki kewenangan yang luas dalam melakukan penangkapan dan penghukuman terhadap anak-anak untuk berbagai urusan.
Awal bulan ini, Abdallah Al Shahani, seorang penyanyi populer ditangkap karena melakukan gerakan 'dabbing' saat konser di Taif.
'Dabbing' adalah gerakan mengesek-gesekan kepala ke bagian pangkal lengan, yang dilarang di Saudi karena dipandang mengacu pada budaya narkoba.
Warga Saudi yang juga seorang aktor dan presenter teve itu melakukan gerakan itu saat tampil di sebuah festival musik di Taif, saudi.
Dabbing diyakini muncul dari tradisi hip-hop di Atlanta, Georgia, AS, sekitar dua tahun lalu, dan menjadi populer setelah sejumlah selebritas, atlet, politikus termasuk Hillary Clinton tampil melakukan gerakan itu.
Komisi Nasional Pemberantasan Narkoba Saudi belum lama ini melarang gerakan itu karena dianggap mengacu pada penggunaan marijuana atau ganja.
Sebuah poster dari kementrian dalam negri Saudi 'memperingatkan rakyat tentang bahaya (gerakan) ini terhadap anak muda dan masyarakat, dan rakyat diperingatkan untuk tidak menirukannya." [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026