Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 14 September 2026
Gubernur : Bali Siap Menghadapi Kemungkinan Terburuk Erupsi Gunung Agung
Jumat, 22 September 2017,
15:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Pasca ditetapkannya Gunung Agung dalam status Siaga, Gubernur Bali Made Mangku Pastika langsung memerintahkan agar segera membangun tenda pengungsian dan mempersiapkan segala keperluan menghadapi hal terburuk terjadi. Untuk memastikan semua berjalan sesuai rencana, Pastika melakukan kunjungan ke beberapa lokasi penampungan pengungsi diantaranya GOR Sweca Pura Klungkung, Lapangan Ulakan Kecamatan Manggis, Pos Komando Induk di Pelabuhan Tanah Ampo, Kamis (21/9).
Setelah melihat secara langsung, Pastika memastikan Bali siap menghadapi kondisi terburuk apabila terjadi erupsi Gunung Agung.
[pilihan-redaksi]
“Kesiapan kita dari dua (lokasi) ini saja, yang di Buleleng di Desa Les, Desa Sambirenteng dan Desa Tembok saya dengar juga sudah siap. Oleh karena itu kita laporkan kepada seluruh warga baik Bali maupun Indonesia termasuk dunia internasional, bahwa kita sudah siap untuk menghadapi kemungkinan terburuk walaupun kita semua berdoa berharap tidak pernah terjadi. Tapi kita sudah siapuntuk menghadapi yang terburuk. Hope for the best prepare for the worst,” kata Pastika.
Lebih lanjut Pastika menjelaskan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) seluruh Bali sudah dikerahkan dibagi dalam zona-zona. Hal tersebut dilakukan untuk memudahkan dalam koordinasi dan pelaksanaan tugas kegawatdaruratan, dan juga telah ditetapkan Pos Komando Tanggap Darurat Bencana di Pelabuhan Tanah Ampo yang dipimpin langsung oleh Bupati Karangasem.
Kesiapan lainnya dari segi peralatan seperti tenda-tenda pengungsi, dapur umum, fasilitas kesehatan dan juga dukungan bahan logistik bagi pengungsi.
“Kepala BNPB sudah bertemu saya, menyatakan kesiapannya untuk mendukung operasi ini. Kalau kurang biaya merekasiapkan, kurang peralatan mereka siapkan, kemampuan teknis juga mereka siapkan. Oleh karena itu sekali lagi tidak perlu khawatir,” ujar Pastika.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar mengungsi demi meminimalisir adanya korban jiwa. Pastika juga meminta agar para lansia, ibu hamil, orang cacat, orang dengan gangguan jiwa, anak-anak atau balita diharapkan mereka dengan sukarela untuk mau dievakuasi.
“Tempat evakuasinya nyaman kok, anak-anak sekolah kita titipkan di sekolah terdekat, yang sakit kita rawat, semua sudah siap. Kita optimis bisa meminimalisir sekecil mungkin kerusakan yang terjadi,” katanya.
Dibagian lain, Gubernur Pastika didampingi Bupati Karangasem, IGA Mas Sumantri juga mengunjungi pengungsi di Wantilan Pura Puseh Banjar Tabola Desa Sidemen. Sampai siang ini, menurut Bupati Karangasem Mas Sumantri, terdata pengungsi dari desa-desa pada radius 6 kilometer dari kawah Gunung Agung yang mengungsi di Kecamatan Sidemen mencapai 507 orang berada di Desa Tabola dan Desa Sangkan Gunung. Pada kesempatan tersebut Pastika memastikan ketersediaan matras, selimut, makanan bayi, MCK, air minum, dan tim kesehatan.
Pihaknya juga memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan untuk melaksanakan Safari Kesehatan di lokasi-lokasi pengungsian untuk memaksimalkan dan mendekatkan pelayanan kesehatan langsung kepada masyarakat. Pada kesempatan tersebut, Gubernur Pastika menyempatkan bersantap siang sajian yang dimasak tim dapur umum bersama-sama para pengungsi di Wantilan Pura Puseh Banjar Tabola. [bbn/prov/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 4602 Kali
02
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3417 Kali
03
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2096 Kali
04
05
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026