Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 16 September 2026
Pengungsi Terus Bertambah, Setiap 30 Menit Terjadi Gempa
Gubernur Pastika Tinjau Posko Pengungsian
Jumat, 22 September 2017,
19:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Memastikan segala persiapan untuk mengantisipasi erupsi Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Gubernur Bali Made Mangku Pastika kembali melakukan peninjauan ke lokasi pengungsian di UPT Pertanian, Rendang, Karangasem, Jumat (22/9).
Dalam pantauannya di posko tersebut, Pastika menghimbau para tim yang bertugas di posko agar memenuhi kebutuhan pangan para pengungsi, sehingga tidak sampai ada pengungsi yang sakit akibat tidak mendapat asupan gizi. Untuk itu Pastika, meminta petugas untuk membeli bahan-bahan pokok makanan dan membuat dapur umum di posko pengungsian.
"Dapur umum harus segera dibuatkan, saya minta masyarakat juga turut membantu petugas dan nanti kalau sudah ada dapur umum masyarakat dapat membantu petugas secara begilir untuk membuat makanan karena dalam keadaan seperti ini sikap gotong rotong sangat kita butuhkan", tegasnya dihadapan para pengungsi.
Disamping itu Gubernur Pastika juga mengatakan bahwa tidak ada yang berharap Gunung Agung akan erupsi, namun segala upaya antisipasi harus tetap dilaksanakan. Menurutnya, untuk melakukan upaya maksimal seluruh Badan Penanggulangan Bencana Daerah-BPBD di Kabupaten se- Bali sudah dikerahkan, yang dibagi beberapa zona yaitu Karangasem, Klungkung dan Buleleng menjadi tempat pengungsian warga jika hal buruk terjadi.
"Kita semua berharap yang terbaik, meskipun demikian segala sesuatunya harus dipersiapkan untuk menyelamatkan warga," ucapnya.
Karena itu Gubernur Pastika meminta masyarakat tidak perlu khawatir, semua sudah dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. Untuk penduduk yang berada di radius enam kilometer yang merupakan zona berbahaya, Gubernur minta agar dengan sukarela bersedia dievakuasi lebih dulu terutama untuk ibu hamil, orang usia lanjut, anak-anak, dan warga yang sakit.
Selain itu TNI/Polri juga siap membantu yang merupakan sumberdaya yang cukup handal dalam menghadapi bencana. Gubernur juga mengingatkan masyarakat jangan percaya media sosial dalam kondisi seperti ini karena dikhawatirkan ada oknum tidak bertanggungjawab memanfaatkan situasi ini untuk mengambil keuntungan.
Gubernur yang dalam kesempatan itu didampingi oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali serta Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali, juga menerima laporan dari Kapolsek Rendang Kompol I Nengah Brata dan Danramil Rendang I Ketut Sumendra bahwa jumlah pengungsi yang ada di Posko tersebut sebanyak 3.316 orang jiwa, terdiri dari anak-anak 451 orang, Lansia 299 orang dan Masyarakat yang berada pada kondisi cacat sebanyak 4 orang.
Para pengungsi berasal dari Desa Rendang, Desa Menanga, Desa Pesaban, Desa Pempatan dan Desa Nongan. Diperkirakan jumlah pengungsi akan terus bertambah, karena setiap 30 menit terjadi gempa di beberapa daerah yang ada di Kabupaten Karangasem.[bbn/rls/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5460 Kali
02
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3470 Kali
03
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2302 Kali
04
05
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1100 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026