Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dana Rp1,2 M untuk Penyusunan RDTR Hanya Hasilkan 2 Dokumen

Jumat, 20 Oktober 2017, 18:07 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Beritabali.com, Tabanan. Komisi I DPRD Tabanan menyayangkan anggaran sebesar Rp1,2 miliar yang digunakan untuk penyusunan RDTR pada tahun 2015 lalu ternyata hanya menghasilkan dua dokumen yakni rencana rinci tata ruang kawasan startegis warisan budaya dunia Jatiluwih dan rencana detail tata ruang dan peraturan zonasi kawasan perkotaan tahun 2017 -20137.
 
Hal itu terungkap dalam sidak Komisi I DPRD Tabanan yang dipimpin I Putu Eka Nur Cahyadi bersama anggotanya di Dinas PU Tabanan, Jumat (20/10/2017). 
 
[pilihan-redaksi]
“Kami sangat menyayangkan anggaran sebesar Rp 1,2 M yang diperuntukan untuk menyususn RDTR hanya mampu menghasilkan dua dokumen, sedangkan RDTR hingga kini belum final,” jelas Putu Eka Nurcahyadi.  
 
Atas temuan itu ia berharap instasi terkait dalam hal ini dinas PU, Balitbang dan Kabaghukum agar lebih fokus. Sehingga RDTR Kabupaten Tabanan bisa tuntas di tahun 2018. 
 
“Kami di dewan siap menganggarkan dana untuk itu, Asalkan ada target dan garansi RDTR Tabanan selesai di tahun 2018,” tandasnya. 
 
Ia tidak ingin seperti tahun tahun sebelumnya, dana besar yang dianggarkan ternyata RDTR belum final. 
 
“Meskipun  setiap waktu ada perubahan peraturan pemerintah, itu kan bisa dicarikan  solusi. Apabila dalam perjalanannya terus ada perubahan peraturan sampai kapan pun kita di Tabanan tidak ada punya RDTR,” tandasnya. 
 
Untuk itu pihaknya mendorong Balitbang, PU dan Bagian hukum agar lebih serius menyusun RDTR ini, sehingga dana yang dianggarkan tidak sia sia. 
 
“Kalau perlu gunakan konsultan yang  bonafid, yang benar benar menguasai hal permasalahan RDTR, karena ini menjadi PR besar kita di Tabanan,” tandasnya.
 
Namun sayang pada sidak yang berlangsung sekitar pukul 10.30 hingga pukul 13.00 Wita, tak satupun pimpinan OPD yakni Kadis PU, Kepala Balitbang hadir. Kedua OPD fital yang mengurusi masalah RDTR ini sedang ada rapat diwaktu yang bersamaan. Pejelasan dari PU dan Balitbang hanya diterangkan oleh staf. [nod/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami