Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
BI Ingatkan Masyarakat Bali Jangan Tergoda Iming-Iming Bitcoin
Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS)
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kepala Divisi Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Bali Teguh Setiadi mengingatkan masyarakat Bali untuk tidak tergoda iming-iming mata uang digital Bitcoin.
Mengingat Bitcoin bukan mata uang yang sah sebagai alat pembayaran yang diakui undang-undang di Indonesia. Peringatan tersebut disampaikan Teguh Setiadi dalam orasinya pada Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS) di Renon-Denpasar pada Minggu, (21/1/2018).
Teguh Setiadi menegaskan mata uang yang sah adalah rupiah, dan alat pembayaran yang sah yakni yang sudah mendapat ijin dari Bank Indonesia seperti diantaranya kartu debet/kredit, e-money, atau e-toll.
Teguh Setiadi mengakui Bitcoin memang sangat menggiurkan. Apalagi nilai Bitcoin melonjak drastis, dari awalnya bernilai 1 dolar dan saat ini mencapai 20 ribu dolar. Namun masyarakat harus tetap hati-hati, apalagi hingga menjadikan sebagai alat investasi.
“Tidak ada regulator yang mengatur, sehingga tidak ada yg menjamin dan melindungi saat terjadi kerugian, Pemerintah dan BI terus mengingatkan agar masyarakat tidak bertransaksi dengan Bitcoin. Bitcoin exchanger pun saat in masih dalam proses penggodokan,” tegas Teguh Setiadi.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2288 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2226 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan