Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Badung Optimalkan Cold Storage, Perumda Disiapkan Jadi Offtaker Petani

Jumat, 12 Juni 2026, 12:56 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Badung Optimalkan Cold Storage, Perumda Disiapkan Jadi Offtaker Petani.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Pemerintah Kabupaten Badung terus mendorong pemanfaatan Cold Storage atau fasilitas penyimpanan bersuhu dingin guna menjaga kualitas hasil pertanian agar tetap awet dan tidak cepat rusak. 

Langkah ini dinilai menjadi solusi strategis untuk menjaga ketersediaan stok pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Badung.

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menegaskan pemanfaatan Cold Storage harus dilakukan secara optimal oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar dan Pangan Badung. Selain itu, pemerintah juga membuka peluang penambahan kapasitas fasilitas penyimpanan tersebut sesuai kebutuhan.

"Pemanfatan Cold Storage ini saya sudah serahkan serta, minta kepada Prumda Pasar agar dimanfatkan dengan optimal.Cold Storage bila perlu ditambah dan Saya sudah perintahkan juga Perumda pasar dan pangan disamping dia bisa memantau bagaimana kebutuhan masyarakat di Badung, sekaligus saya berharap dia menjadi Offtaker nantinya," jelasnya, Kamis (11/6/2026) di Desa Pangsan, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung.

Menurut Adi Arnawa, keberadaan Cold Storage tidak hanya berfungsi menjaga kualitas hasil panen, tetapi juga mendukung peran Perumda sebagai Offtaker yang membeli hasil produksi petani. Dengan demikian, petani memiliki kepastian pasar dan hasil panen dapat terserap secara maksimal.

"Perumda menjadi Offtaker terutama ke petani-petani selaku produksi pangan sehingga, kepastian bahwa produknya akan dibeli Offtaker. Kelihatan sekarang sudah mulai jalan, saya sedang dorong dan terus melakukan pemetaan, melalui Kadis Pertanian, berkaitan seberapa produksi pangan harus disiapkan dari beberapa komoditas yang memang sangat diperlukan di Badung ini," ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah saat ini tengah melakukan pemetaan kebutuhan pangan daerah melalui Dinas Pertanian. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui komoditas strategis yang perlu diproduksi dalam jumlah memadai guna memenuhi kebutuhan masyarakat Badung.

Dengan dukungan Cold Storage dan keterlibatan Perumda sebagai Offtaker, pemerintah berharap rantai distribusi pangan di Badung menjadi lebih kuat. Selain menjaga stabilitas pasokan, kebijakan ini juga diharapkan mampu memberikan kepastian usaha bagi para petani lokal.

Adi Arnawa berharap, Perumda pasar mampu maksimalkan dan manfaatkan Cold Storage sesuai rencana sebelumnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami