Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Badung Optimalkan Cold Storage, Perumda Disiapkan Jadi Offtaker Petani
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pemerintah Kabupaten Badung terus mendorong pemanfaatan Cold Storage atau fasilitas penyimpanan bersuhu dingin guna menjaga kualitas hasil pertanian agar tetap awet dan tidak cepat rusak.
Langkah ini dinilai menjadi solusi strategis untuk menjaga ketersediaan stok pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Badung.
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menegaskan pemanfaatan Cold Storage harus dilakukan secara optimal oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar dan Pangan Badung. Selain itu, pemerintah juga membuka peluang penambahan kapasitas fasilitas penyimpanan tersebut sesuai kebutuhan.
"Pemanfatan Cold Storage ini saya sudah serahkan serta, minta kepada Prumda Pasar agar dimanfatkan dengan optimal.Cold Storage bila perlu ditambah dan Saya sudah perintahkan juga Perumda pasar dan pangan disamping dia bisa memantau bagaimana kebutuhan masyarakat di Badung, sekaligus saya berharap dia menjadi Offtaker nantinya," jelasnya, Kamis (11/6/2026) di Desa Pangsan, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung.
Menurut Adi Arnawa, keberadaan Cold Storage tidak hanya berfungsi menjaga kualitas hasil panen, tetapi juga mendukung peran Perumda sebagai Offtaker yang membeli hasil produksi petani. Dengan demikian, petani memiliki kepastian pasar dan hasil panen dapat terserap secara maksimal.
"Perumda menjadi Offtaker terutama ke petani-petani selaku produksi pangan sehingga, kepastian bahwa produknya akan dibeli Offtaker. Kelihatan sekarang sudah mulai jalan, saya sedang dorong dan terus melakukan pemetaan, melalui Kadis Pertanian, berkaitan seberapa produksi pangan harus disiapkan dari beberapa komoditas yang memang sangat diperlukan di Badung ini," ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah saat ini tengah melakukan pemetaan kebutuhan pangan daerah melalui Dinas Pertanian. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui komoditas strategis yang perlu diproduksi dalam jumlah memadai guna memenuhi kebutuhan masyarakat Badung.
Dengan dukungan Cold Storage dan keterlibatan Perumda sebagai Offtaker, pemerintah berharap rantai distribusi pangan di Badung menjadi lebih kuat. Selain menjaga stabilitas pasokan, kebijakan ini juga diharapkan mampu memberikan kepastian usaha bagi para petani lokal.
Adi Arnawa berharap, Perumda pasar mampu maksimalkan dan manfaatkan Cold Storage sesuai rencana sebelumnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1972 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1750 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1734 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1529 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun