Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 12 Juni 2026
Jelita Dekatkan Sosok Mantra-Kerta dengan Perempuan dan Anak
Selasa, 13 Februari 2018,
08:40 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pasangan Cagub-Cawagub Rai Mantra-Sudikerta merupakan figur yang dekat dengan kalangan perempuan dan anak.
Hal ini diungkapkan politisi perempuan lintas partai yang menjadi pengusung pasangan calon Gubernur Bali Ida bagus Rai Dharmawijaya Mantra-Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta). Gerakan mendukung Mantra-Kerta ini melibatkan istri para politisi laki-laki. Mereka bergabung dalam wadah ‘Jelita’.
Para aktivis ‘Jelita’ itu berkumpul di Posko Pemenangan Mantra-Kerta Jalan Drupadi, Denpasar, Sabtu (10/2/2018). "Tujuan Jelita ini sudah jelas membuat gebrakan ala perempuan untuk memenangkan pasangan," sebut Ketut A.Ernawati , politisi Partai Golkar.
Tim akan turun langsung menyapa pemilih perempuan untuk menyerap aspirasi. Mereka pun akan menonjolkan pendekatan untuk menjawab kebutuhan perempuan dan anak-anak.
"Kami terbuka untuk teman-teman perempuan non partai tapi bersimpati pada calon kami," ujarnya.
Sekretaris Jelita, Kadek W.Kusmiadewi mengatakan, pemilih perempuan akan menentukan dalam pertarungan Pilgub Bali tahun 2018. " Di Bali punya karakter dan kebutuhan khusus sehingga perlu pendekatan spesial," katanya.
Perempuan yang akrab disapa Dewi ini menjamin akan bergerak dengan pendekatan santun, ramah dan tidak menggunakan cara-cara paksaan.
“Perempuan tak suka diintimidasi tapi harus didekati dengan hati," ujarnya sambil tersenyum.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026