Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Hilang Saat Nyepi, Wayan Merta Ditemukan Gantung Diri
Minggu, 18 Maret 2018,
15:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
BeritaBali.com, Tabanan. I Wayan Merta Adnyana ( 37) penderita keterbelakangan mental asal Banjar Tegal Desa Nyitdah, Kecamatan Kediri, Tabanan ditemukan meninggal dengan cara gantung diri di tanah kaplingan milik I Wayan Sarna, di Banjar Tegal, Desa Nyitdah, Minggu pagi ( 18 Maret 2018).
[pilihan-redaksi]
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan tubuh korban pertama kali ditemukan dalam posisi menggantung di sebuah bangunan sejenis bedeng yang ada di tanah kapling milik I Wayan Sarna (45) .
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan tubuh korban pertama kali ditemukan dalam posisi menggantung di sebuah bangunan sejenis bedeng yang ada di tanah kapling milik I Wayan Sarna (45) .
Saat itu sekitar pukul 07.30 Wita saksi I Wayan Armada (47) dan I Wayan Sarna (45) melihat tubuh korban sudah tergantung dengan seutas tali plastik. Saat ditemukan korban dalam keadaan meninggal dan tidak memakai pakaian (telanjang). Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Kediri. Anggota Polsek Kediri kemudian turun ke TKP dan jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulan ke rumah duka. Diduga penyebab korban nekat ganatung diri karena menderita keterbelakangan mental.
Kasubag humas Polres Tabanan AKP I Putu Oka Suyasa membenarkan kasus gantung diri yang terjadi di Banjar Tegal Desaa Nyitdah, Kecamatan Kediri, Tabanan. Korban yang masih bujang ini gantung diri karena memiliki keterbelakangan mental. Bahkan ia sudah hilang saat Hari Raya Nyepi pada Sabtu (17/8).
[pilihan-redaksi2]
"Benar ada gantung diri, saat diperiksa tim medis tidak ada tanda-tanda kekerasan, dia murni gantung diri dengan ciri-ciri lidah terjulur, dan bagian leher terjerat tali plastik," jelasnya.
"Benar ada gantung diri, saat diperiksa tim medis tidak ada tanda-tanda kekerasan, dia murni gantung diri dengan ciri-ciri lidah terjulur, dan bagian leher terjerat tali plastik," jelasnya.
Dikatakan, jenasah korban saat ini sudah dibawa pulang. Dan keluarga sudah menerima sebagai musibah. "Sudah dibawa pulang, terkait dengan upacara masih dirembukkan keluarga," tegas AKP Suyasa.[bbn/nod/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026