Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Bahasa Bali Age Tak Dapat Perhatian dan Terancam Punah
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Bahasa Bali Age hingga saat ini masih bertahan di Bali, namun kondisinya terancam punah karena tidak mendapatkan perhatian. Bahasa Bali Age tersebut masih bertahan karena masih ada penutur yang menggunakan dan merupakan bahasa yang berbeda dari Bahasa Bali yang selama ini umum digunakan oleh masyarakat Bali, seperti di Badung dan Denpasar. Hal tersebut diungkapkan Dosen Sastra Bali, Fakultas Ilmu Budaya-Universitas Udayana Dr. Dewa Gede Windhu Sancaya dalam keteranganya pada Minggu (25/3).
Menurut Windhu Sancaya, Bahasa Bali Age memiliki kosa kata dan ciri yang berbeda dengan bahasa Bali pada umumnya. Dimana Bahasa Bali Age hingga saat ini masih digunakan di beberapa daerah, seperti Nusa Penida, beberapa daerah pegunungan di Kintamani, Gobleg dan Sembiran.
“Dia cenderung pakai a, seperti biasa secara pengucapan kita menggunakan lakar kije, kalau mereka menggunakan a, akan menjadi lakar kija kata Ketua Pradah Bali periode 2003-2008.
Windhu mencontohkan seperti penggunaan Bahasa Bali Age oleh masyarakat Nusa Penida menjadi identitas tersendiri. Hingga masyarakat Nusa Penida mampu membedakan antara warga Nusa Penida asli dengan pendatang dari bahasa yang digunakan.
Windhu memperkirakan penutur bahasa Bali Age saat ini tidak lebih dari 100.000 orang. Dengan jumlah penutur yang sangat minim menyebabkan Bahasa bali Age terancam punah. “Karena bahasa mereka dianggap bahasa pinggiran kemudian tidak dibina bahasanya, tidak diajarkan di sekolah , sehingga bahasa itu hanya digunakan sebagai bahasa komunikasi saja” ujar mantan Ketua KPID Bali.[bbn/mul]
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 642 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 607 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 374 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 317 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun