Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 9 Mei 2026
Cekcok Dituduh Rebut Tamu, Pelaku Arahkan Kepalan Tinju ke Mulut Korban
Jumat, 6 April 2018,
16:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com.Badung, Diawali cekcok persoalan tamu, pertemuan antara guide Mandarin berujung ricuh karena pelaku yang berinisial MY (33) sekaligus rekan Ahui memukul korban Edy (36) di salah satu warung di jalan raya Kuta pada Kamis (6/4).
[pilihan-redaksi]
Rentetan dari kejadian tersebut akibatnya puluhan orang dari perkumpulan guide Mandarin lokal mendatangi Polsek Kuta untuk mendesak polisi menangkap pelaku penganiayaan. Kedatangan puluhan guide tersebut direspon cepat aparat kepolisian Polsek Kuta. Malam itu juga, pelaku, MY yang tinggal di Jalan Parigata, Lingkungan Perarudan Kuta Selatan diamankan.
Rentetan dari kejadian tersebut akibatnya puluhan orang dari perkumpulan guide Mandarin lokal mendatangi Polsek Kuta untuk mendesak polisi menangkap pelaku penganiayaan. Kedatangan puluhan guide tersebut direspon cepat aparat kepolisian Polsek Kuta. Malam itu juga, pelaku, MY yang tinggal di Jalan Parigata, Lingkungan Perarudan Kuta Selatan diamankan.
Selain itu, polisi sudah menerima laporan dari korbannya, Edy (36) tinggal di Jalan Letda Made Putra, Denpasar Timur. Kasus penganiayaan berlatar-belakang rebutan tamu itu berlangsung di Rest Warung Kita di Jalan Raya Kuta, Kamis (5/4) sekitar pukul 21.00 Wita. Dua guide warga keturunan Cina Medan yakni Ahui dan Aliang cekcok mulut di TKP, dan mereka membawa teman masing-masing. Disana mereka mengobrol sambil minum bir.
“Awalnya Ahui mengajak Aliang bertemu di lokasi untuk membicarakan masalah tamu. Setelah bertemu, Ahui tidak mengaku mengambil tamu Aliang sehingga terjadi cekcok mulut,” ujar sumber Polsek Kuta, Jumat (6/4).
Melihat ada pertengkaran, korban Edy yang datang bersama Aliang sontak berteriak jangan ribut. Mendengar bentakan tersebut, pelaku MY yang ikut datang bersama Ahui menjadi marah. Pria asal Singaraja ini kemudian mendatangi Edy dan langsung memukul mulut korban hingga berdarah.
Kericuhan pun pecah di rumah makan tersebut. Ada yang membanting kursi, melempar botol bir ke atas meja. Beruntung, kericuhan berhasil diredam dan korban melaporkan kasus ini Polsek Kuta.
[pilihan-redaksi2]
Puluhan guide ikut mengawal korban melapor, guna memberikan dukungan sekaligus mendesak polisi menangkap pelakunya. Malam itu juga, pelaku MY diamankan polisi dan dimintai keterangannya.
Puluhan guide ikut mengawal korban melapor, guna memberikan dukungan sekaligus mendesak polisi menangkap pelakunya. Malam itu juga, pelaku MY diamankan polisi dan dimintai keterangannya.
Sementara saksi Aliang yang diperiksa polisi mengakui Ahui adalah guide liar yang tidak memiliki ijin resmi. Bahkan, Ahui selalu mencatut nama travel perusahaan lain untuk mencari tamu. Keterangan lainnya, Aliang mengaku pelaku Made Yastono merupakan teman dekat Ahui karena adik pelaku bekerja di tempat Ahui.
Terkait kejadian ini, Kapolsek Kuta Kompol Nyoman Wirajaya yang dikonfirmasi mengatakan pihaknya sudah mengamankan pelaku dan masih dimintai keterangan. “Pelaku sudah kami amankan dan kasus ini hanya salah paham sehingga terjadi penganiayaan,” tegasnya kemarin (6/4). (bbn/Spy/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 883 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 750 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 566 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 533 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026