Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 23 September 2026
April 2018, Inflasi Kota Denpasar Sebesar 0,07%
Kamis, 3 Mei 2018,
01:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com.Denpasar, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat pada bulan April 2018 kota Denpasar mengalami inflasi sebesar 0,07% jika dibandingkan dengan bulan Maret 2018 (m to m), dengan indeks harga konsumen sebesar 129,40.
[pilihan-redaksi]
Kepala BPS Provinsi Bali, Adi Nugroho mengatakan tingkat inflasi tahun kalender (y to d) tercatat sebesar 1,82% dan tingkat inflasi tahun ke tahun (y to y) sebesar 3,23%. Lebih lanjut, ia menjelaskan inflasi April disumbang oleh beberapa kelompok konsumsi bahan makanan seperti naiknya harga daging ayam.
Kepala BPS Provinsi Bali, Adi Nugroho mengatakan tingkat inflasi tahun kalender (y to d) tercatat sebesar 1,82% dan tingkat inflasi tahun ke tahun (y to y) sebesar 3,23%. Lebih lanjut, ia menjelaskan inflasi April disumbang oleh beberapa kelompok konsumsi bahan makanan seperti naiknya harga daging ayam.
Meski demikian, kata dia bahan makanan juga secara umum menjadi penyumbang deflasi negatif seperti turunnya harga beras karena suplai yang memadai.
"Naiknya harga komoditas daging ayam berserta turunannya secara akumulasi terkalahkan oleh turunnya harga beras," ungkapnya, Rabu (25) di kantor BPS Provinsi Bali, Renon Denpasar.
[pilihan-redaksi2]
Secara rinci dari rilis BPS dinyatakan adanya beberapa kelompok penyumbang inflasi April 2018 diantaranya, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,0564%; kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,0540%; kelompok sandang sebesar 0,0436%; kelompok kesehatah sebesar 0,0183% serta kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,0003%.
Secara rinci dari rilis BPS dinyatakan adanya beberapa kelompok penyumbang inflasi April 2018 diantaranya, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,0564%; kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,0540%; kelompok sandang sebesar 0,0436%; kelompok kesehatah sebesar 0,0183% serta kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,0003%.
"Tidak biasanya kelompok sandang di Bali mengalami peningkatan harga, dari pantauan di lapangan ternyata inflasi terjadi pada kelompok sandang disebabkan kain kebaya yang mengalami banyak permintaan dan sebagian juga oleh naiknya harga pembalut wanita," ungkapnya.
Sedangkan kelompok komoditas yang menyumbang deflasi adalah kelompom perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,0485%.
Komoditas yang tercatat memberikan andil/sumbangan inflasi tertinggi pada April 2018 antara lain, bawang merah, daging ayam ras, cabai merah, air kemasan, bensin non subsidi dan tarif angkutan udara. Untuk April 2018 pada komponen inti mencapai 0,02% dengan andil inflasi sebesar 0,01%, komponen harga diatur pemerintah (administered) mengalami inflasi sebesar 0,50% dengan andil inflasi sebesar 0,09%. Sedangkan komponen bergejolak (volatile) justru mengalami deflasi sebesar 0,19% dengan andil deflasi sebesar 0,03%. (bbn/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8309 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5741 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3591 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2428 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026