Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Pelaku Perampokan Alfa Midi Hayam Wuruk Tidak Membawa Sajam
Selasa, 19 Juni 2018,
08:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Kapolresta Denpasar Kombespol Hadi Purnomo mengatakan dari pemeriksaan saksi, pelaku perampokan di Alfa Midi Hayam Wuruk tersebut seorang diri dan tidak membawa senjata tajam.
[pilihan-redaksi]
Menurut saksi kasir, Ramadan sibuk melihat kasir sibuk, pelaku diam-diam menerobos ke dalam gudang yang dijaga oleh karyawan, Enggar. “Pelaku seorang diri dan tidak membawa senjata tajam,” bebernya.
Menurut saksi kasir, Ramadan sibuk melihat kasir sibuk, pelaku diam-diam menerobos ke dalam gudang yang dijaga oleh karyawan, Enggar. “Pelaku seorang diri dan tidak membawa senjata tajam,” bebernya.
Pihaknya kini sudah membentuk tim khusus mengejar perampok yang beraksi di Jalan Hayam Wuruk dekat bundaran Jalan Akasia, Denpasar Timur, Sabtu (16/6) dini hari lalu. Sementara dugaan keterlibatan orang dalam masih diselidiki.
"Kami sudah membentuk tim khusus INAFIS (Polresta Denpasar) dan Labfor untuk melakukan olah TKP. Memang benar kami temukan ada penganiayaan terhadap korban karyawan," kata Kombes Hadi, Senin (18/6).
Menurutnya, berdasarkan hasil penyelidikan Alfa Midi mengalami kerugian mencapai Rp 64 juta. Perampok beraksi seorang diri, berpura-pura berbelanja dan minimarket saat itu dijaga tiga karyawan. Yakni Enggar Tri April Yanto (24) asal Ngawi Jawa Timur dan Mohamad Ramadan (19) asal Bima Nusa Tenggara Barat dan seorang sopir.
Pasca kejadian, karyawan Ramadan sedang bertugas di kasir dan karyawan Enggar di dalam gudang sedang menghitung uang di brankas hasil penjualan Jumat (15/6) dan Sabtu (16/6) lalu. “Tiga saksi karyawan sudah kami periksa saat kejadian, satu sopir,” ungkapnya.
Di dalam gudang tersebut, pelaku mengancam dan memukul karyawan Enggar yang sedang menghitung uang di brankas. Bahkan, pelaku menyekap karyawan dengan membekap mulut, kaki dan tangan korban dengan lakban. Usai menggasak uang tunai Rp 64 juta di brankas, perampok keluar dan kembali ke depan minimarket berpura-pura berbelanja.
[pilihan-redaksi2]
"Setelah beraksi di gudang, pelaku keluar mengambil barang di toko dan membayar sebagai pembeli. Kami masih melakukan pengejaran," ujarnya.
"Setelah beraksi di gudang, pelaku keluar mengambil barang di toko dan membayar sebagai pembeli. Kami masih melakukan pengejaran," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, aksi perampokan terjadi di Toko Modren Alfa Midi di Jalan Hayam Wuruk tepatnya di dekat bundaran Akasia Denpasar Timur, Sabtu (16/6) dini hari. Seorang perampok tunggal membawa pisau belati, menyekap karyawan di dalam gudang dan membawa kabur uang tunai Rp 64 Juta (sebelumnya diberitakan 50 juta, red) di dalam brankas.
Pelaku diketahui beraksi dengan mengenakan baju lengan panjang, celana pendek dan bertopi seluruhnya warna hitam. Uang rampokan merupakan uang hasil penjualan pada Sabtu (16/6) dan Jumat (15/6) lalu, yang saat itu akan dihitung dan dimasukkan karyawan ke dalam brankas. Diduga kuat, perampok sepertinya mengetahui seluk beluk lokasi brankas didalam gudang tersebut. (bbn/Spy/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5963 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4662 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2648 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2300 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026