Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Dinas Pertanian Denpasar Lakukan Penanaman Bibit Bawang Super Philip di 7 Subak
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Dinas Pertanian Kota Denpasar melakukan penanaman bibit Bawang Super Pilip di 7 Subak. Langkah ini dilakukan sebagai sebuah inovasi dalam upaya memaksimalkan peran dari sektor pertanian di Kota Denpasar.
[pilihan-redaksi]
Pengembangan bibit Bawang Super Pilip merupakan salah satu solusi pertanian perkotaan yang baru saja di panen oleh petani di beberapa subak Kota Denpasar. Seperti halnya Subak Buaji dan Subak Delod Seme dengan jumlah panen mencapai 17 Ton/Hektar. Pada Senin (10/7), Distan Kota Denpasar kembali melaksanakan panen perdana Bawang Super Philips di Subak Mergaya, Denpasar Barat dengan jumlah panen berada di kisaran 17 Ton/Hektar.
Kadis Pertanian Kota Denpasar, I Gede Ambara Putra saat dikonfirmasi pada Rabu (11/7) mengatakan bahwa bawang super philip merupakan jenis tanaman yang tergolong mudah untuk dikembangkan. Sehingga sangat cocok dikembangkan di daerah pertanian tengah kota seperti halnya Kota Denpasar.
"Bawang Super Philips ini sangat cocok dikembangkan di Kota Denpasar yang tergolong dataran rendah dengan tingkat produksi panen dikisaran 16-18 Ton/Hektar," ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan, selain mudah dalam pengembangan, bawang jenis ini juga menjadi solusi bagi daerah pertanian dengan jumlah air yang terbatas, serta mampu menghasilkan umbi yang tergolong besar. Menurut Ambara, bawang super philips saat ini sangat produktif dan laku di pasaran. Selain dari bentuk umbinya yang besar, masa tanam jenis bawang ini juga tidak terlalu lama yakni 70 hari sudah dapat dipanen.
[pilihan-redaksi2]
Ambara Putra menambahkan, di Kota Denpasar sendiri saat ini pengembangan bawang jenis ini terdapat di tujuh subak. Yakni Subak Buaji, Subak Delod Sema, Subak Sanur, Subak Mergaya, Subak Lungatad, Subak Dalem dan Subak Pakel 1.
"Tahun ini pengembangan menyasar tujuh subak, dan terus akan dikembangkan di seluruh subak di Kota Denpasar sehingga petani perkotaan tetap produktif dan memiliki pasar yang jelas," ungkapnya.
Sementara, Pekases Subak Mergaya, I Nyoman Ariantha mengatakan bahwa bawang super philip ini merupakan jawaban atas permasalahan pertanian di Kota Denpasar. Dimana, ketersediaan air yang tidak stabil tentu sangat produktif jika pengembangan pertanian fokus pada tanaman selain padi yang salah satunya adalah bawang ini.
"Kami berharap agar terus dikembangkan karena sangat produktif bagi pertanian perkotaan serta diminati di pasaran," papar Ambara Putra.[bbn/rlsdps/mul]
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3798 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang