Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 9 Mei 2026
Suasana Pedesaan dan Sajian Citarasa Bumbu Khas di Warung Kalijodo Bali
Minggu, 12 Agustus 2018,
09:14 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com,Badung. Dari namanya kesan pertama merujuk pada suatu daerah di Jakarta, tetapi Warung Kalijodo Bali ini ingin mengajak pengunjung menikmati suasana pedesaan dengan sajian menu kuliner khas lokal yang mengemas racikan bumbu rahasia tradisonal.
[pilihan-redaksi]
"Selain menawarkan bumbu khusus yang kami racik sendiri, pada menu unggulan ikan Mujair Nyat-nyat, kami juga langsung mendatangkan ikan dari Desa Songan, Kintamani, Bangli yang tentunya, semakin memberi cita rasa berbeda," ungkap Chef I Made Sudarma beberapa waktu lalu.
"Selain menawarkan bumbu khusus yang kami racik sendiri, pada menu unggulan ikan Mujair Nyat-nyat, kami juga langsung mendatangkan ikan dari Desa Songan, Kintamani, Bangli yang tentunya, semakin memberi cita rasa berbeda," ungkap Chef I Made Sudarma beberapa waktu lalu.
.jpg)
Beberapa bumbu-bumbu racikan berkolaborasi menjadi satu tersirat di menu ikan Mujair Nyat-Nyat diantaranya cabe, bawang merah, segala bebungkilan lengkap khas bumbu Bali, serta jebug garum. "Bumbu yang kami buat, memang sepecial kami racik khas rumah makan kami ini. Sehinga, akan memberi citarasa berbeda bagi yang menyantapnya," ucapnya.
Adapun beberapa ukuran ikan yang ditawarkan dari menu Mujair Nyat-Nyat mulai dari ukuran satu kilo dengan jumlah ikan sebanyak 3 ekor dan ukuran satu kilo setengah. Dengan harga perposi mulai, Rp40-70 ribu. Ia menambahkan tidak hanya menu ikan Mujair, para pecinta kuliner juga bisa mencoba menu-menu lainnya seperti, menu ikan gurami, nasi goreng dan menu ayam goreng yang selalu siap mengoyang lidah pencinta kuliner.
Sementara itu, Pemilik Warung Kalijodo Bali, I Wayan Wijana menuturkan pemilihan lokasi restoran sengaja di sepanjang jalan Kerobokan, karena di jalan ini belum ada rumah makan yang menyajikan menu ikan Gurami. Selain itu, lokasi tersebut merupakan lahan dengan luas 10 are itu merupakan tanah milik pribadi.
[pilihan-redaksi2]
"Saya memilih tempat disini karena, belum ada rumah makan yang sajikan menu-menu seperti apa yang kami sajikan saat ini disini. Selain itu, tanah ini milik saya sendiri," katanya.
"Saya memilih tempat disini karena, belum ada rumah makan yang sajikan menu-menu seperti apa yang kami sajikan saat ini disini. Selain itu, tanah ini milik saya sendiri," katanya.
Adapun konsep yang kami tawarkan di restonya cenderung ke suasana yang santai, kekeluargaan dan alami seperti ingin ciptakan suasana di pedesaan pada umumnya. "Suasana santai dengan penuh kekeluargaan yang pengen kami ciptakan disini," ucapnya.
Wijana menyebutkan, kenapa dipilih menu berbau lokal bukan menu luar negeri. Karena, ingin mengenalkan serta memajukan menu masakan bercitarasa lokal. Sedangkan untuk jam buka Warung Kalijodo Bali mulai dari jam 6 pagi sampai jam 10 malam siap melayani para pengunjung. (bbn/aga/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 910 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 760 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 579 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 544 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026