Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Ismaya Dijebloskan ke Penjara, Polresta Juga Tangkap Dua Anggota Ormas
Kamis, 23 Agustus 2018,
22:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Sempat menjalani wajib lapor, calon anggota DPD RI Ketut Putra Ismaya Jaya, mendadak diciduk puluhan anggota Satreskrim Polresta Denpasar "diback-up" pasukan Brimob Polda Bali di rumahnya di Perumahan Nuansa Seroja, Rabu (22/8) dinihari.
[pilihan-redaksi]
Setelah diperiksa, pentolan salah satu ormas di Bali itu langsung dijebloskan ke tahanan Mapolresta Denpasar. Selain Ismaya, 2 anggota ormas berinisial G dan S juga ditangkap di rumahnya masing-masing.
Tersangka Ismaya sebelumnya dipanggil penyidik Satreskrim Polresta Denpasar untuk diminta keterangan pada Senin (20/8) sekitar pukul 16.00 Wita, seputar kedatangannya ke Kantor Satpol PP Provinsi Bali membawa belasan anggota salah satu ormas di Bali. Setelah menjalani pemeriksaan, penyidik menetapkan Ismaya sebagai tersangka dan tidak ditahan.
Namun, sehari dikenakan wajib lapor, puluhan anggota Satreskrim Polresta Denpasar "diback-up" pasukan Brimob Polda Bali bersenjata lengkap meringkus tersangka Ismaya di rumahnya di Perumahan Nuansa Seroja, Denpasar Timur. Pentolan ormas itu kemudian digiring ke Mapolresta Denpasar untuk menjalani pemeriksaan. Keesokan harinya, calon anggota DPD RI itu dijebloskan ke tahanan.
Selain menangkap tersangka Ismaya, Polresta Denpasar juga membekuk dua oknum ormas di rumahnya masing-masing, berinisial G dan S. Namun peran kedua oknum ormas itu belum dibeberkan penyidik Satreskrim Polresta Denpasar. Dipastikan, kedua ormas itu ikut terlibat dalam kedatangannya ke Kantor Satpol PP Provinsi Bali di Jalan DI Panjaitan, Denpasar timur, Senin (13/8).
Penangkapan terhadap Ismaya dan dua oknum ormas anggotanya Ismaya dibenarkan Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Arta Ariawan, saat dikonfirmasi, Kamis (23/8) sore.
“Ya, kemarin (Rabu) dia (Ismaya) ditangkap di Jalan Seroja dan sekarang ditahan. Dua anggotanya sudah kami tangkap dan sekarang masih diperiksa,” tegas Kompol Arta.
Mantan Kasatreskrim Polres Jembrana itu menerangkan, tersangka Ismaya dan dua anggota ormas diduga melawan pejabat pemerintah yang sedang menjalankan tugas negara dan atau penganiayaan dan atau kejahatan terhadap kemerdekaan orang.
[pilihan-redaksi2]
“Hal itu sebagaimana diatur dalam Pasal 211, Pasal 212, Pasal 214 KUHP dan atau Pasal 351 KUHP dan atau Pasal 335 KUHP,” terangnya.
Diberitakan sebelumnya, belasan anggota salah satu ormas di Bali dipimpin Ketut Putra Ismaya Jaya mendatangi Kantor Satpol PP Provinsi Bali di Jalan DI Panjaitan, Denpasar, Senin (13/8). Mereka memprotes penurunan baliho calon DPD RI Ketut Putra Ismaya di Jalan Cok Agung Tresna, dentim. Seorang oknum ormas menendang kaki anggota Satpol PP berinisial MB.
Kedatangan anggota ormas ini dipertemukan dengan Kabid Satpol PP Provinsi Bali Dewa Nyoman Rai Darmadi yang menyampaikan bahwa penurunan baliho sudah sesuai hasil kesepakatan rapat koordinasi 9 Agustus lalu.
Usai belasan ormas membubarkan diri, kasus kekerasan terhadap anggota Satpol PP MB tidak dilaporkan ke Polisi. Sementara polisi mengenakan laporan Model A untuk menjerat Ismaya sebagai tersangka. Laporan polisi Model A adalah peristiwa pidana yang ditemukan sendiri oleh petugas polisi tentang terjadinya suatu peristiwa pidana. [bbn/Spy/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3832 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1778 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026