Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 19 Juni 2026
Minimnya Edukasi Hubungan Seksual, Banyak Remaja Terjerumus Pergaulan Bebas
Kamis, 8 November 2018,
22:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sebagian besar pelaku pergaulan bebas adalah remaja dikarenakan minimnya edukasi mengenai hubungan seksual dan ketidaktahuan akan bahaya di baliknya. Sehingga tidak heran, begitu banyak kawula muda yang terjerumus ke jurang pergaulan bebas. Untuk itu, orang tua diharapkan untuk meningkatkan pengawasannya terhadap sang anak.
Hal itu disampaikan Ny. Putri Suastini Koster saat menerima audiensi Komisi Penyelenggara Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Bali, Bali Pink Ribbon, Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Bali, Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH APIK) serta Komisi Penanggulangan Aids Provinsi Bali, Kamis, (8/12) di rumah jabatan Gubernur Bali, Jaya Sabha, Denpasar.
"Masa remaja adalah masa yang indah untuk mengukir cerita penuh kenangan. Namun, impian memiliki masa muda yang indah bisa hilang dalam sekejap apabila terjerumus ke dalam bahaya pergaulan bebas," ujar Putri Suastini Koster.
Menurut Ketua TP PKK Provinsi Bali ini, orang tua harus bisa berikan dorongan motivasi dan kesadaran kepada anak tentang pentingnya upaya menghargai diri sendiri. Selain itu, alihkan perhatiannya dari bahaya pergaulan bebas melalui aktivitas positif dan hobi yang bisa dilakukan bersama-sama (antara orang tua dan anak).
"Pergaulan sangat berpengaruh terhadap proses pembentukan kepribadian. Remaja sangat rentan terhadap pergaulan yang ada dalam lingkungannya. Remaja harus menghindari pergaulan yang bebas, karena remaja masih labil dan sedang mencari jati diri. Orang tua harus hadir disaat anak sudah mulai pada masa puber-nya, apabila anak tidak bisa mengendalikan diri maka hal negatif akan bisa dilakukannya. Untuk itu, Orang tua harus memberikan pengawasan secara khusus kepada anak," tegas Istri dari Gubernur Bali Wayan Koster ini.
Ia menambahkan jika dampak dari pergaulan bebas akan memberikan pengaruh besar bagi diri sendiri, orang tua maupun lingkungan terdekatnya. Selain itu, Putri Suastini Koster juga menerima audiensi dari Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia Korwil Bali, Senat Mahasiswa Fakuktask Ilmu Budaya UNUD, Koperasi Laksmi serta Panitia Anugrah Musik Bali (AMB).
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
01
02
03
04
05
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026