Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 20 September 2026
Mewujudkan Keselarasan Dengan Saling Memaafkan di Saat Ngembak Geni
Jumat, 8 Maret 2019,
10:51 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Ngembak Geni biasanya dimanfaatkan oleh umat Hindu di Bali untuk saling memaafkan untuk mewujudkan Keselarasan.
[pilihan-redaksi]
Demikian terungkap dalam sebuah hasil penelitian berjudul "Fungsi dan Makna Ritual Nyepi di Bali" yang ditulis oleh Dr. Wayan Suwena, M.Hum dari Fakultas Ilmu Budaya, Program Studi Antropologi, Universitas Udayana tahun 2017.
Demikian terungkap dalam sebuah hasil penelitian berjudul "Fungsi dan Makna Ritual Nyepi di Bali" yang ditulis oleh Dr. Wayan Suwena, M.Hum dari Fakultas Ilmu Budaya, Program Studi Antropologi, Universitas Udayana tahun 2017.
Dalam hasil penelitian tersebut terungkap bahwa pada hari Ngembak Geni umat Hindu memohon maaf atas kesalahannya dan memaafkan kesalahan orang lain yang dialami pada tahun sebelumnya. Melalui kesempatan itu tercipta hubungan keseimbangan dan keselarasan yang berlandaskan kemanusiaan. Selain itu, pada waktu hari Ngembak Geni secara psikologis dirasakan memperoleh kekuatan baru untuk mengisi lembaran hidup baru.
[pilihan-redaksi2]
Hal ini dapat memberikan sumbangan untuk mencapai keseimbangan atau keharmonisan sistem kehidupan masyarakat yang beragama Hindu khususnya dan masyarakat Indonesia umumnya. Harapan ideal dan tujuan umat Hindu adalah untuk mencapai kesejahteraan lahir (jagadhita) dan rohani (moksartham). Harapan dan tujuan ini dapat diwujudkan atau menjadi kenyataan apabila memiliki pikeran yang jernih dan bebas dari dosa.
Hal ini dapat memberikan sumbangan untuk mencapai keseimbangan atau keharmonisan sistem kehidupan masyarakat yang beragama Hindu khususnya dan masyarakat Indonesia umumnya. Harapan ideal dan tujuan umat Hindu adalah untuk mencapai kesejahteraan lahir (jagadhita) dan rohani (moksartham). Harapan dan tujuan ini dapat diwujudkan atau menjadi kenyataan apabila memiliki pikeran yang jernih dan bebas dari dosa.
Salah satu cara untuk mewujudkan pikiran yang jernih adalah harus membebaskan diri dari gangguan bhuta kala. Ngembak Geni dirayakan pada pinanggal ping kalih (tanggal 2) Sasih Kadasa (bulan X). Ngembak Geni ini mengandung makna telah berakhirnya catur brata penyepian. Pada hari ngembak geni umat Hindu melaksanakan acara saling mengunjungi keluarga/kerabat, teman dekat, teman seprofesi, dan yang lainnya untuk saling memaafkan atas segala kekhilafan dan kesalahan yang telah atau mungkin terjadi sebelumnya.[bbn/mul]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7746 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5629 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3527 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
05
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026