Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 4 Agustus 2026
Mewujudkan Keselarasan Dengan Saling Memaafkan di Saat Ngembak Geni
Jumat, 8 Maret 2019,
10:51 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Ngembak Geni biasanya dimanfaatkan oleh umat Hindu di Bali untuk saling memaafkan untuk mewujudkan Keselarasan.
[pilihan-redaksi]
Demikian terungkap dalam sebuah hasil penelitian berjudul "Fungsi dan Makna Ritual Nyepi di Bali" yang ditulis oleh Dr. Wayan Suwena, M.Hum dari Fakultas Ilmu Budaya, Program Studi Antropologi, Universitas Udayana tahun 2017.
Demikian terungkap dalam sebuah hasil penelitian berjudul "Fungsi dan Makna Ritual Nyepi di Bali" yang ditulis oleh Dr. Wayan Suwena, M.Hum dari Fakultas Ilmu Budaya, Program Studi Antropologi, Universitas Udayana tahun 2017.
Dalam hasil penelitian tersebut terungkap bahwa pada hari Ngembak Geni umat Hindu memohon maaf atas kesalahannya dan memaafkan kesalahan orang lain yang dialami pada tahun sebelumnya. Melalui kesempatan itu tercipta hubungan keseimbangan dan keselarasan yang berlandaskan kemanusiaan. Selain itu, pada waktu hari Ngembak Geni secara psikologis dirasakan memperoleh kekuatan baru untuk mengisi lembaran hidup baru.
[pilihan-redaksi2]
Hal ini dapat memberikan sumbangan untuk mencapai keseimbangan atau keharmonisan sistem kehidupan masyarakat yang beragama Hindu khususnya dan masyarakat Indonesia umumnya. Harapan ideal dan tujuan umat Hindu adalah untuk mencapai kesejahteraan lahir (jagadhita) dan rohani (moksartham). Harapan dan tujuan ini dapat diwujudkan atau menjadi kenyataan apabila memiliki pikeran yang jernih dan bebas dari dosa.
Hal ini dapat memberikan sumbangan untuk mencapai keseimbangan atau keharmonisan sistem kehidupan masyarakat yang beragama Hindu khususnya dan masyarakat Indonesia umumnya. Harapan ideal dan tujuan umat Hindu adalah untuk mencapai kesejahteraan lahir (jagadhita) dan rohani (moksartham). Harapan dan tujuan ini dapat diwujudkan atau menjadi kenyataan apabila memiliki pikeran yang jernih dan bebas dari dosa.
Salah satu cara untuk mewujudkan pikiran yang jernih adalah harus membebaskan diri dari gangguan bhuta kala. Ngembak Geni dirayakan pada pinanggal ping kalih (tanggal 2) Sasih Kadasa (bulan X). Ngembak Geni ini mengandung makna telah berakhirnya catur brata penyepian. Pada hari ngembak geni umat Hindu melaksanakan acara saling mengunjungi keluarga/kerabat, teman dekat, teman seprofesi, dan yang lainnya untuk saling memaafkan atas segala kekhilafan dan kesalahan yang telah atau mungkin terjadi sebelumnya.[bbn/mul]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
01
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 817 Kali
02
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 747 Kali
03
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 568 Kali
04
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 388 Kali
05
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 332 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026