Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Ngembak Geni, Krama Semate Tumpah Ruah Gelar Tradisi Mbed-Mbedan
Bawa Pesan Tarik Ulur Dalam Pengambilan Keputusan Sebuah Kewajaran
BERITABALI.COM, BADUNG.
Bagi warga di desa adat ini, begitu matahari menapakan sinarnya dari timur di hari ngembak geni, sehari setelah Nyepi seluruh warga sudah bergegas kumpul dengan berpakaian adat di Pura Desa lan Puseh Desa Adat Semate, Jumat (8/3).
Sang Rsi lalu menyarankan warga membuat tempat pemujaan karena kawasan tersebut angker. Karena tarik ulur dalam penentuan nama pura, Rsi Mpu Bantas lalu memberikan kahyangan ini nama Putih Semate. Kata putih diambil berdasarkan tempat ini banyak ditumbuhi kayu putih. Sedangkan Semate, karena krama berkomitmen untuk bersatu sehidup semati.
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5955 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2647 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2297 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2230 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan