Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Bappenas RI Kunjungi Desa Munduktemu Sebagai Salah Satu Nominator Desa Peraih PPD 2019
Kamis, 14 Maret 2019,
15:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Bappenas RI dalam serangkaian penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2019 mengunjungi Desa Munduktemu, Kecamatan Pupuan, Tabanan, Rabu (13/3) yang mewakili Provinsi Bali dan merupakan satu diantara 17 Provinsi se-Indonesia yang masuk dalan nominasi tersebut.
[pilihan-redaksi]
Kepala Bapelitbang Tabanan, IB Wiratmaja menjelaskan ada 17 Provinsi se Indonesia yang dinilai untuk memperebutkan PPD 2018. Dalam penilaian tersebut Provinsi Bali mengajukan inovasi Bali Clean and Green, dan adat dan budaya Bali. Desa Munduktemu menjadi locus atau obyek percontohan penerapan kedua inovasi tersebut secara terpadu.
Kepala Bapelitbang Tabanan, IB Wiratmaja menjelaskan ada 17 Provinsi se Indonesia yang dinilai untuk memperebutkan PPD 2018. Dalam penilaian tersebut Provinsi Bali mengajukan inovasi Bali Clean and Green, dan adat dan budaya Bali. Desa Munduktemu menjadi locus atau obyek percontohan penerapan kedua inovasi tersebut secara terpadu.
"Maka dari itu, tim PPD pusat yang terdiri dari Direktur LH bappenas, tim independen dan Kasubdit Evaluasi Pengendalian Pembangunan, mengunjungi Desa Munduktemu," ungkapnya
Pada kesempatan tersebut juga hadir Ketua DPRD tabanan, Sekda Tabanan, Asisten 2 Setda Tabanan, anggota DPRD Dapil Pupuan, Camat Pupuan, Dirut PDDS I Putu Sugi Darmawan dan undangan lainnya.
Ditambahkan oleh Perbekel Desa Munduktemu, I Nyoman Wintara, menurut tim dari Bappenas yang menarik dari Desa Munduktemu adalah sejalannya Perdes dengan Perarem tiga Desa Adat yang ada di wilayah Munduktemu. Perdes dan Perarem tersebut adalah tentang pelestarian lingkungan.
"Dimana akan diberikan sanksi pada orang yang membuang sampah sembarangan. Juga sanksi pada pemburu penembak burung serta pencari ikan disungai dengan cara meracun atau strum," jelasnya.
Disamping itu, di Desa Munduktemu juga ada gerakan kebersihan yang dinamakan LISA (lihat sampah ambil). Gerakan ini sudah mulai tertanam dihati masyarakat, awalnya gerakan ini dimotori dirinya sendiri dengan mengajak anak-anak sekolah untuk membiasakan diri mengambil sampah ketika melihat sampah berserakan. "Anak-anak inilah yg mulai menyebarkan virus perubahan tersebut," lanjutnya.
[pilihan-redaksi2]
Dan yang menarik lainnya dari Desa Munduktemu adalah apa yang diprogramkan dari Pemerintah Provinsi Bali seperti membangkitkan Nyastra Bali dan gerakan peduli sampah secara kebetulan di Desa Munduktemu sudah melaksanakan hal tersebut terlebih dahulu melalui program-program yang digagas kepala desa. "Dan kedepannya desa munduktemu melangkah menuju desa organik," pungkasnya.
Dan yang menarik lainnya dari Desa Munduktemu adalah apa yang diprogramkan dari Pemerintah Provinsi Bali seperti membangkitkan Nyastra Bali dan gerakan peduli sampah secara kebetulan di Desa Munduktemu sudah melaksanakan hal tersebut terlebih dahulu melalui program-program yang digagas kepala desa. "Dan kedepannya desa munduktemu melangkah menuju desa organik," pungkasnya.
Pihak Bappenas menambahkan tertarik dengan sinergi perdes dengan perarem 3 Desa pekraman dalam hal kebersihan lingkungan, pelestarian lingkungan dan pengelolaan sampah. Peraturan tersebut akan memberikan sanksi kepada orang yang buang sampah sembarangan, menembak burung serta mencari ikan disungai dg racun. Program lain juga sangat menarik bagi Bappenas adalah menurunnya tingkat kemiskinan yang sangat signifikan dengan adanya program NIKOSAKE yang merupakan Program dari Pemerintah kabupaten Tabanan. Tahun 2013 tingkat kemiskinan Desa munduktemu 15%, menjadi 2,48% di Tahun 2017. (bbn/humastabanan/rob)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Tabanan
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5964 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4663 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2649 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2300 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026