Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 17 September 2026
KPU Denpasar Langsung Coret Temuan 49 WNA Masuk DPT
Minggu, 17 Maret 2019,
21:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. KPU Denpasar langsung mencoret temuan adanya adanya data 48 warga negara asing (WNA) yang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT). Bahkan Ketua KPU Denpasar I Wayan Arsa Jaya menegaskan untuk proses registrasi yang masuk daftar pemilih di Denpasar dan yang keluar melakukan pemilihan batas akhirnya adalah pada 17 April 2019.
[pilihan-redaksi]
"KPU Kota Denpasar saat ini sedang melakukan pencermatan terhadap WNA yang terdaftar di DPT. Di Kota Denpasar, kebetulan KPU Denpasar menerima data dari berbagai sumber, yaitu dari KPU RI, Bawaslu Denpasar dan Disdukcapil Kota Denpasar yang total seluruhnya ada 48 WNA masuk DPT. Seluruhnya sudah kami verifikasi dan kami coret untuk Pemilu mendatang," kata Arsa Jaya, Minggu (17/3).
"KPU Kota Denpasar saat ini sedang melakukan pencermatan terhadap WNA yang terdaftar di DPT. Di Kota Denpasar, kebetulan KPU Denpasar menerima data dari berbagai sumber, yaitu dari KPU RI, Bawaslu Denpasar dan Disdukcapil Kota Denpasar yang total seluruhnya ada 48 WNA masuk DPT. Seluruhnya sudah kami verifikasi dan kami coret untuk Pemilu mendatang," kata Arsa Jaya, Minggu (17/3).
WNA yang terdaftar di DPT itu, ungkap dia, menyebar di wilayah Kota Denpasar, yakni di Denpasar Selatan, Denpasar Barat dan Denpasar Timur. WNA itu, ada dari Jerman, Jepang, Belanda dan Australia.
Untuk wilayah Denpasar kata dia ada 464.132 yang masuk DPT (Daftat pemeilih tetap) dari empat kecamatan yang ada. "Katagori umur 41 - 50 tahun paling tinggi pemilih. Sedangkan Pemelih pemula ada sekitar 12 ribu," imbuhnya.
Lanjut dia, dari jumlah 464.132 pemilih yang tersebar di empat kecamatan dan 43 desa/kelurahan se-Kota Denpasar. Sedangkan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Denpasar, sebanyak 1.737 TPS.
Untuk jumlah Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang dibutuhkan per TPS sebanyak 7 orang ditambah 2 petugas ketertiban, sehingga jika ditotal menjadi 15 ribuan orang, yang terdiri dari 12.159 KPPS dan 3.474 petugas ketertiban.
"Saat ini kami masih melaksanakan proses untuk pemilih yang tidak bisa memilih di tempat asal yang kami masukkan sebagai pemilih DPTBb (Daftar Pemilih Tambahan). Di Denpasar jumlahnya cukup banyak yang menerima pemilih cukup banyak dan juga banyak yang keluar," jelasnya.
[pilihan-redaksi2]
Dari rata-rata harian sejak, 12 Maret lalu, katanya rata-rata 300 orang masuk perhari dan itu masih berproses secara sistem untuk menentukan daftar pemilih tambahan.
Dari rata-rata harian sejak, 12 Maret lalu, katanya rata-rata 300 orang masuk perhari dan itu masih berproses secara sistem untuk menentukan daftar pemilih tambahan.
DPT akan diumumkan di TPS versi cetak berupa salinan DPT yang berisi pencoretan-pencoretan. Ditanya terkait pemilih penyandang disabilitas, Arsa Jaya menegaskan KPU mewajibkan TPS bisa diakses pemilih berstatus penyandang disabilitas. Sedangkan untuk sosialisasi, telah dilakukan bersama relawan demokrasi berusaha masuk ke komunitas, seperti komunitas penyandang tuli, tuna netra, dan penyandang disabilitas lainnya untuk mensosialisasikan bagaimana mereka bisa menggunakan hak pilihnya.
"Kurang lebih ada 284 penyandang disabilitas di Kota Denpasar telah masuk dalam DPT," tutupnya. (bbn/maw/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
01
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5507 Kali
02
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3476 Kali
03
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2316 Kali
04
05
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1129 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026