Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 10 Mei 2026
2 Warga Tewas Disambar Petir, Kapolsek: Ada yang Hidupkan HP Saat Kejadian
Jumat, 5 April 2019,
23:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com, Mendoyo. 12 warga yang tengah bekerja di tengah areal persawahan Banjar Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana Bali disambar petir. Dua diantaranya meninggal dunia, sementara sisanya mengalami luka-luka dan harus dirawat di rumah sakit.
Pasca kejadian, warga yang menjadi korban sambaran petir langsung dilarikan ke Puskesmas Mendoyo dan RSU Kota Negara Jembrana. Sementara dua warga meninggal dunia akibat sambaran petir.
Korban yang meninggal dunia mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya. Sementara korban yang selamat mengalami trauma kejut dan mengalami luka bakar ringan.
Dua warga yang meninggal berasal dari Desa Yeh Embang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana. Mereka yang meninggal bernama Ni Luh Niarti dan Ni Luh Mi
Kejadian ini terjadi pada Jumat siang sekitar pukul 12.15 wita. Saat itu belasan buruh yang manyi atau panen padi sedang berteduh di salah satu gubuk tengah sawah untuk beristirahat makan siang. Namun tiba tiba petir menyambar gubuk tersebut hingga 10 warga terpental dan 2 orang diantaranya meninggal di tempat.
"Saat itu ada 12 warga yang sedang berteduh, salah satu diantara mereka ada yang buka (menghidupkan) HP (telpon genggam) dan kemudian terjadi sambaran petir, 2 meninggal dunia dan ada yang pingsan. Mereka yang meninggal bernama Ni Luh Niarti dan Ni Luh Mi,"jelas Kapolsek Mendoyo, Kompol Gusti Agung Sukasana.
Sementara salah satu korban selamat menuturkan, kejadian berlangsung sangat cepat. Saat petir menyambar korban sudah terpental dan tidak merasakan apa apa dan hanya merasakan telinga berdengung.
"Saat itu hujan deras, ndak denger suara apa-apa, tahu-tahu sudah rebah semua dan ada yang mental (terpental). Waktu itu kami lagi istirahat sama ngopi habis "ngarit" (memotong) padi," jelas salah satu korban, Ni Ketut Diah.
Sembilan korban selamat kini masih menjalani perawatan di Puskemas Mendoyo dan RSU Negara. Kedua korban tewas langsung dipulangkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.[bbn/jim/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 957 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 783 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 604 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 562 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026