Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 14 September 2026
Akibat Suara Ledakan, Warga Lereng Gunung Agung Berhamburan Keluar Rumah
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Warga yang tinggal di sekitar lereng Gunung Agung berhamburan keluar rumah akibat mendengar suara ledakan cukup keras yang berasal dari Gunung Agung. Selain suara ledakan yang cukup keras, warga juga sempat panik akibat getaran yang dirasakan seiring suara ledakan yang terjadi sekitar pukul 19.00 Wita.
"Ya tanah bergetar suara ledakan keras sekali terdengar," kata Nengah Kondra warga yang tinggal di radius 10 kilometer dari Gunung Agung saat dikonfirmasi pada Minggu (21/4).
Beberapa relawan yang memantau juga melaporkan suara ledakan disertai semburan lava pijar di puncak kawah Gunung Agung. Semburan lava pijar teramati hampir diseluruh bagin bibir kawah.
Sementara Ketua Pasebaya I Gede Pawana mengungkapkan via frekwensi Pasebaya bahwa lontaran lava pijar dilaporkan oleh warga sampai jarak 100 meter diatas Pura Pasar Agung. Berdasarkan rilis yang dikeluarkan PVMBG, erupsi teramati dengan kolom abu mencapai ketinggian sekitar 3000 meter dan condong mengarah ke arah barat.
Eruspi terekam seismogram dengan amplitudo maksimum 25 mm berdurasi 1 menit 22 detik. Hanya saja dalam rilis juga disebutkan bahwa terjadi lontaran lava pijar dengan jarak lontaran hingga 2000 sampai 2500 meter dari puncak kawah Gunung Agung.[bbn/Igs/mul]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 4887 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3419 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2137 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 854 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan