Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 15 Mei 2026
Dukcapil Go Digital Kejar Target Kepemilikan Akta Kelahiran 95 Persen
Rabu, 22 Mei 2019,
19:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil terus berupaya mendorong kesadaran masyarakat agar segera mengurus akta kelahiran. Melalui program Dukcapil Go Digital, tahun 2019 kepemilikan akta kelahiran penduduk usia 0 – 18 tahun diharapkan mencapai 95 persen.
[pilihan-redaksi]
Hal itu tertungkap dalam kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Kepemilikan Akta Kelahiran Melalui Dukcapil Go Digital yang dibuka oleh Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra di Ruang Cempaka Kantor Bappedalitbang Provinsi Bali, Rabu (22/5/2019).
Hal itu tertungkap dalam kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Kepemilikan Akta Kelahiran Melalui Dukcapil Go Digital yang dibuka oleh Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra di Ruang Cempaka Kantor Bappedalitbang Provinsi Bali, Rabu (22/5/2019).
Dewa Indra dalam sambutannya mengingatkan pentingnya upaya mendorong kesadaran masyarakat agar segera mengurus akta kelahiran karena erat kaitannya dengan pemuktahiran data kependudukan. Hingga semestar dua tahun 2018 lalu, kepemilikan akta kelahiran penduduk Bali usia 0 hingga 18 tahun baru mencapai 77,05 persen.
“Itu artinya, sebanyak 22,98 persen penduduk usia 0 hingga 18 tahun belum memiliki akta kelahiran,” ujarnya.
[pilihan-redaksi2]
Jika diangkakan, presentasi itu bukanlah jumlah yang sedikit yaitu mencapai 1,2 juta jiwa. Menurut dia, masih cukup tingginya jumlah penduduk yang belum memiliki akta kelahiran dapat dilihat dari dua aspek yaitu tingkat kesadaran masyarakat dan kinerja lembaga terkait. Oleh sebab itu, ia mendorong dukcapil se-Bali mengintensifkan edukasi yang dibarengi dengan upaya meningkatkan kinerja pelayanan.
Jika diangkakan, presentasi itu bukanlah jumlah yang sedikit yaitu mencapai 1,2 juta jiwa. Menurut dia, masih cukup tingginya jumlah penduduk yang belum memiliki akta kelahiran dapat dilihat dari dua aspek yaitu tingkat kesadaran masyarakat dan kinerja lembaga terkait. Oleh sebab itu, ia mendorong dukcapil se-Bali mengintensifkan edukasi yang dibarengi dengan upaya meningkatkan kinerja pelayanan.
Masih dalam arahannya, Dewa Indra mengapresiasi kegiatan Bimtek yang dilaksanakan oleh Dinas Dukcapil Provinsi Bali. Ia berharap kegiatan ini memberi manfaat positif bagi upaya peningkatan kinerja jajaran dukcapil, khususnya dalam pemanfaatan kemajuan IT.
Sementara itu, Kepala Dinas Dukcapil Provinsi Bali I Gusti Agung Ketut Kartika Jaya Seputra dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan ini diikuti 50 peserta dari dukcapil Kabupaten/Kota dan berlangsung selama dua hari. Bimtek bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur dalam penguasaan teknologi pelayanan secara online. (bbn/humasbali/rob)
Berita Premium
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1323 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1016 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 855 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 761 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026