Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 27 Juli 2026
Mengangkat Derajat Arak Bali (11): Produksi Arak Harus Sesuai Standar BPOM
Rabu, 29 Mei 2019,
07:27 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Produksi arak Bali harus benar-benar diawasi dengan baik agar aman dikonsumsi. Arak Bali hasil produksi rumahan maupun pabrik juga harus sesuai standar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
[pilihan-redaksi]
"Kalau sudah ada itu (standar produksi) baru kita bisa berbicara tentang pemasaran," ujar Ngurah Udayana, bartender profesional asal Bali, kepada Beritabali.com.
Agar arak Bali bisa diakui hingga level internasional, sebut Ngurah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama bahan dasar yang aman untuk dikonsumsi, kedua proses dengan alat yang memiliki standar yang jelas, dan ketiga hasil yang sesuai dengan standar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
"Sehingga (arak Bali) aman untuk dikonumsi dan bisa dipertanggungjawabkan. Kalau sekadar hanya ngomong arak Bali harus legal kan gampang, tapi yang legal seperti apa? Ini yang harus benar-benar diatur dengan baik," ujarnya.
Menurut Ngurah Udayana, petani atau pembuat arak rumahan di Bali harus bersatu untuk menetapkan sebuah standar baku pembuatan arak Bali.
"Mereka (pembuat arak Bali rumahan) harus bersatu dulu, misalnya hasil produksi semua dikumpulkan, kemudian ada perusahaan besar yang bisa menampung bahan dasar ini untuk diolah menjadi arak Bali yang standar," ujar pria yang kini ikut membidani produksi vodka dan whisky lokal buatan Bali di perusahaan tempatnya bekerja.
[pilihan-redaksi2]
Agar produksi arak Bali bisa semakin berkembang, imbuhnya, petani arak juga harus bergabung untuk membuat standarisasi produksi kemudian dibuat agar produksi arak Bali bisa menjadi legal.
"Tapi jika arak Bali sudah legal dan ada pita beacukai pajak, maka harganya akan menjadi mahal, petani atau masyarakat Bali akan membeli arak Bali dengan harga mahal, padahal arak selama ini identik dengan minuman rakyat," ujarnya.
Arak Bali, sebut Ngurah, memiliki potensi yang sangat bagus dari sisi ekonomi, apalagi di tengah adanya minuman alkohol impor yang harganya mahal.
"Arak karakternya agak terasa (kuat), jika saat ini dipakai di bar-bar, arak di"infused" dengan buah atau jus untuk mengurangi bau dan rasa, sehingga turis macanegara bisa menikmatinya," ujar Ngurah. [bbn/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
02
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1976 Kali
03
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1794 Kali
04
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1736 Kali
05
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1531 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026