Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 12 September 2026
Mengangkat Derajat Arak Bali (11): Produksi Arak Harus Sesuai Standar BPOM
Rabu, 29 Mei 2019,
07:27 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Produksi arak Bali harus benar-benar diawasi dengan baik agar aman dikonsumsi. Arak Bali hasil produksi rumahan maupun pabrik juga harus sesuai standar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
[pilihan-redaksi]
"Kalau sudah ada itu (standar produksi) baru kita bisa berbicara tentang pemasaran," ujar Ngurah Udayana, bartender profesional asal Bali, kepada Beritabali.com.
Agar arak Bali bisa diakui hingga level internasional, sebut Ngurah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama bahan dasar yang aman untuk dikonsumsi, kedua proses dengan alat yang memiliki standar yang jelas, dan ketiga hasil yang sesuai dengan standar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
"Sehingga (arak Bali) aman untuk dikonumsi dan bisa dipertanggungjawabkan. Kalau sekadar hanya ngomong arak Bali harus legal kan gampang, tapi yang legal seperti apa? Ini yang harus benar-benar diatur dengan baik," ujarnya.
Menurut Ngurah Udayana, petani atau pembuat arak rumahan di Bali harus bersatu untuk menetapkan sebuah standar baku pembuatan arak Bali.
"Mereka (pembuat arak Bali rumahan) harus bersatu dulu, misalnya hasil produksi semua dikumpulkan, kemudian ada perusahaan besar yang bisa menampung bahan dasar ini untuk diolah menjadi arak Bali yang standar," ujar pria yang kini ikut membidani produksi vodka dan whisky lokal buatan Bali di perusahaan tempatnya bekerja.
[pilihan-redaksi2]
Agar produksi arak Bali bisa semakin berkembang, imbuhnya, petani arak juga harus bergabung untuk membuat standarisasi produksi kemudian dibuat agar produksi arak Bali bisa menjadi legal.
"Tapi jika arak Bali sudah legal dan ada pita beacukai pajak, maka harganya akan menjadi mahal, petani atau masyarakat Bali akan membeli arak Bali dengan harga mahal, padahal arak selama ini identik dengan minuman rakyat," ujarnya.
Arak Bali, sebut Ngurah, memiliki potensi yang sangat bagus dari sisi ekonomi, apalagi di tengah adanya minuman alkohol impor yang harganya mahal.
"Arak karakternya agak terasa (kuat), jika saat ini dipakai di bar-bar, arak di"infused" dengan buah atau jus untuk mengurangi bau dan rasa, sehingga turis macanegara bisa menikmatinya," ujar Ngurah. [bbn/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026