Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 5 Mei 2026
Maraknya Tren Tata Rias Efek Spesial di Kalangan Remaja
Selasa, 4 Juni 2019,
10:58 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Tata rias wajah atau Make Up yang selama ini hanya diartikan sebagai metode untuk ‘mempercantik’ diri, kini menjadi sebuah seni berkat tangan-tangan ahli dan tentu kreatif.
[pilihan-redaksi]
Tata rias efek spesial (Special Effects Make up) atau yang disingkat sebagai SFX make up akhir-akhir ini memiliki gaung yang kuat di kalangan Make Up Enthusiast maupun remaja penyuka seni tata rias.
Tata rias efek spesial (Special Effects Make up) atau yang disingkat sebagai SFX make up akhir-akhir ini memiliki gaung yang kuat di kalangan Make Up Enthusiast maupun remaja penyuka seni tata rias.
Maraknya tren make up mulai dari tahun 2015 hingga kini dengan menjamurnya make up artist, beauty vlogger juga make up enthusiast di sosial media menyebabkan make up-make up dengan keahlian khusus seperti art make up ataupun sfx makeup sangat digandrungi oleh remaja.
Banyak beredar video-video tutorial SFX make up ini di platform sosial media seperti Youtube dan Instagram. SFX makeup ini sendiri merupakan teknik tata rias dengan penambahan prosthetic atau bagian tubuh palsu di wajah maupun badan untuk mendapatkan hasil dan efek yang berbeda dari makeup untuk kecantikan pada umumnya dimana SFX make up lebih dipakai untuk penampilan yang menyeramkan, aneh dan juga nyeleneh seperti karakter hantu, zombie, monster, alien, dan lain-lain.
SFX make up sudah tidak asing di dunia perfilman. Semua tokoh-tokoh aneh yang tercipta di film sebut saja 'Lord Of The Rings' dan 'Pirates Of The Carribean' adalah hasil dari SFX make up. Semua luka, lebam di wajah dan badan para aktor dan aktris juga merupakan hasil dari make up SFX.
Tapi, untuk mendapatkan hasil yang terlihat nyata dan sungguhan benar-benar dibutuhkan skill yang tidak main-main, karena tidak sembarang orang bisa menjadi SFX make up artist. Ada beberapa pembekalan yang dapat ditempuh di sekolah-sekolah kecantikan.
Sevia Arum Tyas Safitri (20) adalah salah satu remaja yang kini menggeluti dunia seni tata rias. Pemilik akun MUA instagram @makeupbyseviasaf ini merupakan jebolan di sekolah kecantikan internasional Lasalle, Jakarta.
Saat diwawancari beberapa waktu lalu, ia mengatakan selain merasa tertantang, ia mengaku sangat penasaran dan ingin belajar di bidang SFX makeup dan tidak melulu belajar beauty makeup. Ia menambahkan bahwa pengalaman, ketelitian serta keahlian sangat diperlukan di bidang SFX makeup ini.
[pilihan-redaksi2]
“Menurut saya arti dari kata 'make up' bukan hanya sekedar menggunakan bedak juga lipstik. Beauty standart di masyarakat harus diubah.” Ungkap, Bianca Juarez (19) seorang beauty vlogger dan juga make up enthusiast.
“Menurut saya arti dari kata 'make up' bukan hanya sekedar menggunakan bedak juga lipstik. Beauty standart di masyarakat harus diubah.” Ungkap, Bianca Juarez (19) seorang beauty vlogger dan juga make up enthusiast.
Ia mendapatkan inspirasi membuat art make up atau sfx makeup dari karakter-karakter film yang ia reka ulang. Ia terinspirasi dari akun instagram @haloweenmakeupideas dalam membuat makeup. Kegemarannya dalam makeup terus ia latih dan asah yang pada akhirnya juga mampu menghasilkan pendapatan. (bbn/unud/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 425 Kali
02
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 367 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 355 Kali
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026