Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Konjen Australia Berharap Warganya Bisa Lebih Berhubungan Adat dan Budaya Bali
Selasa, 18 Juni 2019,
18:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Konsulat Jenderal Australia di Bali Anthea Griffin berharap para wisatawan dari Australia bisa lebih berhubungan dengan adat dan budaya Bali, di samping kegemaran mereka dalam berselancar dan berlibur di hotel sebagaimana mestinya.
[pilihan-redaksi]
Ia juga mengapresiasi pelaksanaan pawai Pesta Kesenian Bali XLI yang disaksikannya secara langsung pada Sabtu (22/6) lalu. Griffin berharap tahun depan Australia bisa turut berpartisipasi dalam ajang Pesta Kesenian Bali.
Ia juga mengapresiasi pelaksanaan pawai Pesta Kesenian Bali XLI yang disaksikannya secara langsung pada Sabtu (22/6) lalu. Griffin berharap tahun depan Australia bisa turut berpartisipasi dalam ajang Pesta Kesenian Bali.
Di bidang perdagangan, Konjen Griffin berharap perjanjian bilateral di bidang ekonomi antara Indonesia dengan Australia (IA-CEPA) bisa segera disahkan, sehingga akan berdampak terhadap kerja sama perdagangan antara Bali dengan Australia.
"Hubungan antarnegara kita sudah kuat, sekarang kami ingin meningkatkan hubungan antarwarga (people to people)," ujar Griffin beraudiensi di ruang tamu Gubernur, Kantor Gubernur Bali di Denpasar, Selasa (18/6) pagi. Ini menjadi pertemuan pertama Konjen Griffin yang mulai ditunjuk untuk menggantikan Helena Studdert bulan Maret lalu.
Selain perkenalan, pertemuan ini juga membahas beberapa isu di bidang pariwisata, budaya, perdagangan, lingkungan dan pariwisata. Perbincangan yang paling menonjol, tampak seputar masalah lingkungan hidup. Konjen Australia terkesan dengan upaya Gubernur Wayan Koster yang telah berkiprah dalam mengatasi permasalahan sampah di Bali, utamanya sampah plastik.
“Saya senang sekali ketika belanja di supermarket, dimana sayuran buncis dan cabai-nya dibungkus daun pisang,” kata Griffin.
Ia mengatakan pemerintah Australia tertarik untuk bisa terlibat dalam upaya mengatasi permasalahan sampah di Bali. Menurut dia, pihaknya sudah terlibat dalam program edukasi di beberapa hotel dan desa di Bali.
[pilihan-redaksi2]
Menanggapi hal itu, Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan, setelah melarang penggunaan plastik sekali pakai, pihaknya sedang menyiapkan peraturan pengelolaan sampah agar sampah di Bali bisa selesai sejak dari sumbernya.
Menanggapi hal itu, Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan, setelah melarang penggunaan plastik sekali pakai, pihaknya sedang menyiapkan peraturan pengelolaan sampah agar sampah di Bali bisa selesai sejak dari sumbernya.
“Yang organik diupayakan selesai di desa, sedangkan yang anorganik dikelola di satu pihak,” kata Koster.
Ia menyambut baik jika ada program yang bisa bersinergi dengan Pemprov Bali untuk menciptakan alam Bali yang bersih sesuai dengan visi 'Nangun Sat Kerthi Loka Bali'.
Gubernur Koster mengatakan, hubungan antara Bali dengan Australia sudah terjalin sejak lama, sehingga pihaknya berharap hubungan ini bahkan dapat terus ditingkatkan. (bbn/humasbali/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5971 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2303 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026