Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 30 September 2026
Pemerintah Tak Konsisten Aturan, SMP 1 Saraswati Tabanan Hanya Dapat 4 Siswa
Selasa, 16 Juli 2019,
08:08 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. SMP 1 Saraswati Tabanan yang ada di pusat kota hanya memperoleh 4 siswa. Kondisi ini membuat sejumlah guru kecewa.
Pantuan di lapangan Senin (15/7) di SMP Saraswati yang merupakan jadwal Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tak seramai sekolah negeri yang lain. Empat orang siswa yang didapat masih dikumpulkan oleh guru dan diminta menunggu keputusan. Guru SMP Saraswati masih berunding ke yayasan Saraswati.
Kepala SMP Saraswati, Ayu Arya Semerti mengatakan pihaknya kecewa terhadap proses PPDB tahun 2019. Pasalnya pemerintah tidak berkomitmen dalam menjalankan aturan dan mekanisme. Sebab meski telah dibuat sistem zonasi tetap saja terjadi penambahan rombel atau jumlah kelas di sekolah negeri.
Hal ini membuat sekolah swasta khususnya SMP Saraswati tidak kebagian siswa.
"Kami tidak salahkan pemerintah kalau saja aturan dijalankan sesuai komitmen, dan kami tidak dapat siswa kami lapang dada kami ikhlas, tetapi ini ada penambahan rombel dan jumlah penambahan siswa setiap rombel (rombongan belajar)," ujarnya.
Dengan adanya sistem zonasi ini, pihaknya berharap mendapatkan siswa sesuai dengan yang diharapkan. Karena SMP Saraswati mampu memenuhi daya tampung sebanyak 10 kelas atau 320 siswa. "Kami mempunyai daya tampung 10 kelas, kalau dapat 4 kelas saja juga tidak masalah. Ini kembali lagi seperti tahun-tahun sebelumnya (krisis siswa)," keluhnya.
Menurut Semerti, SMP 1 Saraswati juga bisa bersaing dengan SMP lain. Buktinya saja pada OSN 2019 salah satu siswanya meraih juara II OSN tingkat kabupaten. Nilainya pun mengalahkan sekolah negeri yang ada di Tabanan. "Fasilitas kami juga lengkap, guru juga lengkap, kalau siswa mengikuti ekstrakurikuler akan kami latih," akunya.
Dengan kondisi ini kedepan dia berharap aturan dijalankan sesuai dengan komitmen. Jangan hanya saat rapat saja komitmen tetapi saat proses berjalan tidak dijalankan.
"Kami harapkan tegas dalam membuat aturan, jangan melenceng," tegasnya.
Terkait dengan empat siswa yang didapat ini, Semerti mengaku masih berkoordinasi dengan Yayasan. Jika ada arahan untuk melanjutkan pembelajaran pihaknya akan menjalankan. "Kalaupun nanti tidak bisa misalnya siswa diminta diarahkan ke sekolah lain, kami juga akan berkoordinasi ke Dinas Pendidikan, siswa ini kami serahkan ke dinas," terangnya.
SMP 1 Saraswati adalah SMP swasta pertama yang ada di Tabanan. SMP Saraswati berdiri pada tanggal 4 Oktober 1949. Meski dalam PPDB 2019 ini hanya kebagian siswa 4 orang, SMP Saraswati masih memiliki siswa kelas II sebanyak 9 orang dan siswa kelas III sebanyak 30 orang.
Terkait hal tersebut Plt Kepala Dinas Pendidikan Tabanan, I Wayan Miarsana mengatakan Dinas Pendidikan sudah membantu mempromosikan SMP Saraswati Tabanan. Hanya saja minat siswa memang sedikit ke SMP Saraswati. "Nah jadi ini perlu ada yang direview, SMP Bintang Persada saja bisa dapat siswa dan bersaing dengan sekolah negeri," tegasnya.
Miarsana mengatakan, penambahan jumlah rombel karena aspirasi masyarakat. Ada arahan dari Gubernur untuk bisa menampung siswa yang tercecer dengan catatan sekolah tersebut masih bisa menampung.
"Memang ada penambahan rombel di SMPN 2 Tabanan karena masih bisa menampung, tetapi untuk di SMPN 3 Tabanan saya rasa tidak itu," tandas Miarsana.[bbn/tab/psk]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8546 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5902 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3700 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2532 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026